Unas 2015
Persentase Soal Mudah/Sedang 40 Persen dan Soal Sulit 20 Persen
Berbeda dengan tahun lalu di mana persentase soal mudah hanya 10 persen, sementara soal sedang dominan dengan 70 persen dan soal sulit 20 persen.
Penulis: Musahadah | Editor: Parmin
SURYA Online, SURABAYA - Selain mengubah kriteria kelulusan, Kemendikbud juga mengubah tingkat kesulitan soal. Di unas mendatang persentase soal mudah dan soal kesulitannya sedang masing-masing 40 persen. Sedang 20 persen lainnya soal sulit.
Ini juga berbeda dengan tahun lalu di mana prosentase soal mudah hanya 10 persen, sementara soal sedang dominan dengan 70 persen dan soal sulit 20 persen.
Perubahan juga akan berlaku untuk ujian nasional pendidikan kesetaraan (UNPK) atau unas kejar paket. Jika tahun-tahun sebelumnya UNPK digelar dua kali dalam setahun, tahun mendatang hany ada satu kali UNPK.
Tak hanya itu, pelaksanaannya pun bersamaan dengan unas formal. “Perubahan ini akan diatur di POS (prosedur operasional standar) unas tahun 2014/2015. Tapi ini masih dalam proses penyusunan di Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Kemendikbud,” jelasnya.
Dikonfirmasi hal ini, Kasi Kurikulum Pendidikan Menengah dan Kejuruan (Dikmenjur) Dinas Pendidikan Surabaya Mamiek Suparmi belum mendapat pemberitahuan resmi terkait perubahan itu. Saat ini pihaknya baru memproses penyusunan Daftar Nominasi Sementara (DNS) peserta unas.
“Untuk perubahan unas tahun depan, kami masih menunggu sosialisasi dari Dindik Provinsi. Jadi, belum tahu. Saat ini kami hanya diminta menyusun DNS dulu,” tandasnya.
Dikonfirmasi terpisah kepala Dinas Pendidikan Jatim Harun mengaku sudah mendengar perubahan itu. Tetapi Harun belum bisa mengungkapkan atau menyosialisasikan ke dinas pendidikan kabupaten/kota karena hingga kemarin dia belum menerima pemberitahuan resmi dari kemendikbud.
“Setiap menjelang unas kami selalu mendapat POS. Ini yang akan menjelaskan mekanismenya seperti apa. Dan sampai hari ini saya belum mendapatkan itu,”katanya.
Diakui Harun, idealnya memang sosialisasi mengenai prosedur dan mekanisme unas sudah dilakukan hari-hari ini agar daerah bisa menyesuaikannya.
“Jangan mendadak karena unas ini banyak hal yang harus diurus. Sangat kompleks jadi harus dipersiapkan dengan matang,”katanya.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA