Rabu, 8 April 2026

Ini Alasan LNG Tetap Diminati Meski Lebih Mahal dari CNG

Untuk memodifikasi mesin diesel sehingga bisa memakai LNG, tidak membutuhkan biaya masif

Penulis: Aji Bramastra | Editor: Satwika Rumeksa

SURYA Online, SURABAYA - Permintaan kalangan industri akan LNG sangat tingi. Direktur PT Noortech Asia Engineering, Dwi Murti Nurcahya, mengatakan, saat ini, LNG masih diperhitungkan industri karena harganya memang lebih murah dari solar nonsubsidi. Bila dibandingkan, pemakaian LNG akan menghemat biaya bahan bakar antara 20-30 persen dari solar nonsubsidi.

“Tapi perusahaan kan melihatnya tidak dari harga saja. LNG lebih bersih, sehingga mesin awet sehingga ini bisa mengurangi biaya perawatan. Proses produksi jelas lebih baik, sehingga nilai produk akan bertambah,” ujar Dwi, dalam Seminar Peluang dan Pemanfaatan LNG sebagai Energi Alternatif Pengganti BBM di Hotel Bumi Surabaya, Selasa (21/10/2014).

LNG, sebetulnya, masih kalah irit dengan CNG. Adapun CNG, lebih irit hingga 70 persen dari solar nonsubsidi.

Tapi, LNG punya kelebihan berupa daya angkut yang jauh. Menurut Dwi, distribusi CNG terbatas hingga 75 kilometer saja, sementara LNG lebih dari itu.

“Permintaan sangat besar. Industri yang tidak terjangkau oleh distribusi CNG, jelas membutuhkan LNG. Apalagi, untuk memodifikasi mesin diesel sehingga bisa memakai LNG, tidak membutuhkan biaya masif,” kata dia.

Dwi menjelaskan, saat ini, harga standar LNG di Indonesia untuk setiap 1 mmbtu(million british thermal unit), sebesar 17-19 dolar AS, atau setara dengan Rp 228.000. Dengan asumsi 1.000 mmbtu setara dengan 1 mmscfd, maka diperkirakan kilang LNG Wunut ini bisa menjual LNG sebanyak Rp 228 juta setiap harinya.

“Mengenai harga akan sangat tergantung dengan kebijakan pemerintah mau memaksimalkan gas untuk kepentingan industri kita. Di luar negeri misalnya, kenaikan bahan bakar minyak, tidak berpengaruh ke kenaikan harga gas. Tapi itu terjadi di Indonesia,” ujar Dwi.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved