Polisi Bakar 10 Kandang Merpati di Makam Kembang Kuning
Sekitar 10 kandang merpati di kompleks makam Kembang Kuning Surabaya dirobohkan oleh polisi.
Penulis: M Taufik | Editor: Parmin
SURYA Online, SURABAYA – Sekitar 10 kandang merpati di kompleks makam Kembang Kuning Surabaya dirobohkan oleh polisi. Setelah roboh, rumah-rumah burung merpati itu lalu dibakar oleh petugas Polsek Sawahan, Jumat (23/5/2014) sore.
Aksi tersebut merupakan rangkain razia yang digelar polisi. Dipimpinpin langsung oleh kapolsek Sawahan Kompol Manang Soebeti, petugas menyisir satu per satu kandang merpati di kawasan Simo Gunung Kramat Timur dan Putat Jaya tersebut.
Razia digelar karena selama ini banyak laporan bahwa merapati-merpati di sana kerap dipakai sebagai ajang judi. Bahkan, judi “doro kentongan” di sana juga kabarnya biasa diikuti oleh banyak warga dari daerah lain.
Saat polisi datang, pemilik kandang-kandang itu tidak ada. Demikian halnya merpati di dalamnya, warga mengaku tidak ikut punya. Kemudian, petugas berusaha merobohkan kandang menggunakan gergaji. Setelah terbongkar, kandang-kandang itu lantas dibakar.
“Petugas sudah beberapa kali memberi peringatan, tetapi tidak pernah digubris. Dari laporan yang masuk, kerap sekali dilakukan judi merpati. Sayangnya, saat petugas datang, sedang tidak ada aktivitas judinya,” kata Manang Soebeti di lokasi kejadian.
Menurut beberapa warga di sana, kandang-kandang itu milik warga dari luar. Mereka menyewa lahan dan membayar warga setempat untuk merawat kandang dan merapati-merpatinya.
”Kami sengaja membakar kandang-kandang itu untuk memberi efek jera kepada pelakunya. Supaya, tidak ada lagi aksi perjudian seperti yang banyak dilaporkan itu,” sambungnya.
Kabarnya, aksi perjudian merpati di kawasan itu sudah lama berlangsung. biasanya, aksi perjudian berlangsung pada sore hari hingga menjelang malam. Taruhannya juga besar, bisa mencapai puluhan juta rupiah dana sekali main.