Rabu, 8 April 2026

Korban Salah Tangkap Densus 88

Keluarga Minta Polisi Pulihkan Nama Baik Andri Wahono

Keluarga Andri Wahono (21) di Trenggalek meminta nama baik pemuda itu dipulihkan setelah Densus 88 melepasnya, Selasa (20/8/2013) malam.

Penulis: Yuli | Editor: Parmin

SURYA Online, TRENGGALEK - Keluarga Andri Wahono (21) di Trenggalek meminta nama baik pemuda itu dipulihkan setelah Densus 88 melepasnya karena tidak terkait jaringan terduga teroris yang digerebek di Bekasi, Selasa (20/8/2013) malam.

"Mohon bantuannya untuk memulihkan nama baik adik saya. Dia tidak bersalah karena ternyata (Densus 88) salah tangkap," kata Purwito, kakak kandung Andri Wahono, di Trenggalek, Kamis (22/8/2013).

Purwito mengaku, hingga sore ini nomor telepon seluler adiknya belum bisa dihubungi sehingga belum tahu perkembangannya lebih lanjut.

Apakah Andri sempat cerita mendapat perlakuan buruk selama ditahan sejak Selasa malam hingga Rabu malam itu? "Tidak, dia tidak cerita. Saya ingin menyusul ke Jakarta tapi belum tahu juga ini," kata Purwito.

Lelaki yang pernah merantau ke Malaysia selama 2 tahun itu menyebutkan, Andri Wahono sudah dijemput teman-temannya setelah Densus 88 melepaskannya tadi malam.

Purwito dan Andri Wahono adalah anak pasangan Bonandir dan Mukayah, petani kecil di Dusun Gandu, Desa Gamping, Kecamatan Suruh, kawasan pegunungan selatan kota Trenggalek.

Rumah mereka sangat terpencil, berada di lembah bukit yang melintasi jalanan terjal tanpa aspal. Sinyal telepon seluler tergolong jelek di kampung itu.

Sebelumnya, Purwito sudah merasa yakin bahwa Densus 88 salah tangkap. Ia membeber beberapa keterangan yang pada intinya sebagai berikut:

Indikasi pertama, Andri Wahono sedang mudik Lebaran saat bom meledak di Vihara Ekayana, Kebon Jeruk, Jakarta, 4 Agustus 2013. Andri sejak 7 bulan terakhir bekerja sebagai tenaga administrasi di showroom truk Hino di Jakarta.

Indikasi kedua, Andri Wahono sedang fotokopi dokumen terkait pekerjaan kantornya di tempat jasa fotokopi di Bekasi. "Nah, tempat fotokopi itu letaknya di depan rumah yang digerebek Densus 88," kata Purwito.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved