Enam Rumah di Jl Rembang Surabaya Hangus
Penulis: Adi Sasono |
[caption id="attachment_181348" align="alignleft" width="300" caption="HANGUS - Petugas PMK sedang membasahi rumah-rumah di Jl Rembang yang baru terbakar, Rabu (22/6/2011). FOTO:SURYA/MIFTAH FARIDL"]
[/caption]
SURABAYA | SURYA Online - Kebakaran melanda kawasan pemukiman padat di Jl Rembang Surabaya, Rabu (22/6). Setidaknya enam rumah hangus jadi arang setelah dilalap si jago merah.
Api pertama kali terlihat sekitar pukul 08.00 WIB. Diduga, api berasal dari rumah sekaligus warung bakso milik Darsim, warga Rembang Selatan. Namun, dugaan itu belum bisa dipastikan karena letak rumah satu dengan yang lain saling berhimpitan.
Api dengan cepat merambat ke rumah-rumah di Jl Rembang Utara Surabaya. Di sana, ada empat rumah yang terbakar, yakni rumah milik Misku nomor 9, rumah nomor 11 milik Imam, nomor 13 milik Mail dan nomor 17 milik Khorul. Sedangkan di Rembang Selatan ada 2 rumah yang terbakar, yaitu nomor 15 milik Samsuri dan nomor 17 yang dihuni Darsim dan Sumar.
Sejumlah warga sempat mendengar ledakan lebih dari tiga kali. Warga menduga ledakan itu dari tabung elpiji. "Banter mas mbeldose (suara ledakannya keras)," ujar Fadilah, warga setempat.
Tak berselang lama, petugas Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya datang. Api kemudian bisa dijinakkan hingga tidak merembet ke rumah-rumah sekitarnya. "Kami terus melakukan pembasahan agar api tidak muncul lagi," ujar Ari Bekti, Kasi Pencegahan dan Pengendalian Dinas Kebakaran Surabaya.
Ditemui di lokasi kejadian, Kapolsek Bubutan Surabaya, Kompol Mikael Sitanggang, masih menyelidiki dari mana asal api. "Sejumlah saksi sudah kami periksa. Kami belum bisa menyimpulkan penyebabnya," ungkapnya.
[/caption]
SURABAYA | SURYA Online - Kebakaran melanda kawasan pemukiman padat di Jl Rembang Surabaya, Rabu (22/6). Setidaknya enam rumah hangus jadi arang setelah dilalap si jago merah.
Api pertama kali terlihat sekitar pukul 08.00 WIB. Diduga, api berasal dari rumah sekaligus warung bakso milik Darsim, warga Rembang Selatan. Namun, dugaan itu belum bisa dipastikan karena letak rumah satu dengan yang lain saling berhimpitan.
Api dengan cepat merambat ke rumah-rumah di Jl Rembang Utara Surabaya. Di sana, ada empat rumah yang terbakar, yakni rumah milik Misku nomor 9, rumah nomor 11 milik Imam, nomor 13 milik Mail dan nomor 17 milik Khorul. Sedangkan di Rembang Selatan ada 2 rumah yang terbakar, yaitu nomor 15 milik Samsuri dan nomor 17 yang dihuni Darsim dan Sumar.
Sejumlah warga sempat mendengar ledakan lebih dari tiga kali. Warga menduga ledakan itu dari tabung elpiji. "Banter mas mbeldose (suara ledakannya keras)," ujar Fadilah, warga setempat.
Tak berselang lama, petugas Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya datang. Api kemudian bisa dijinakkan hingga tidak merembet ke rumah-rumah sekitarnya. "Kami terus melakukan pembasahan agar api tidak muncul lagi," ujar Ari Bekti, Kasi Pencegahan dan Pengendalian Dinas Kebakaran Surabaya.
Ditemui di lokasi kejadian, Kapolsek Bubutan Surabaya, Kompol Mikael Sitanggang, masih menyelidiki dari mana asal api. "Sejumlah saksi sudah kami periksa. Kami belum bisa menyimpulkan penyebabnya," ungkapnya. KOMENTAR