FK Ubaya Terjunkan 99 Mahasiswa KKN di Lima Desa Mojokerto
Sebanyak 99 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya melakukan Kuliah Kerja Nyata 5 Desa di Kabupaten Mojokerto
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 99 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya melakukan KKN di 5 Desa di Kabupaten Mojokerto, mulai 5-31 Januari 2026
- Mahasiswa tingkat akhir diberi kesempatan terjun langsung di tengah masyarakat untuk mengenali dan mencari solusi terhadap permasalahan kesehatan yang ada
- Rektor Ubaya memaknai kegiatan KKN ini sebagai program strategis dalam proses persiapan calon-calon dokter yang tidak hanya unggul secara akademis, namun memiliki hati dan empati kepada masyarakat
SURYA.CO.ID, MOJOKERTO – Sebanyak 99 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya (FK Ubaya) melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 5 desa di Kabupaten Mojokerto. Kegiatan KKN dibuka oleh Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum dan Rektor Ubaya, Dr. Benny Lianto pada Senin (5/1/2026) di Pendopo Graha Majatama.
Pelaksanaan KKN dilakukan mulai tanggal 5-31 Januari 2026 di 5 desa, yaitu Desa Ketapanrame, Tamiajeng, Duyung, Kedungudi, dan Selotapak. Wakil Dekan I FK Ubaya, dr. Risma Ikawaty, Ph.D., menyebut kegiatan KKN ini merupakan bagian integral dari kurikulum FK Ubaya yang mewujudkan semangat Learning Beyond the Classroom. Mahasiswa tingkat akhir diberikan kesempatan terjun langsung di tengah masyarakat untuk mengenali dan mencari solusi terhadap permasalahan kesehatan yang ada.
Asah Kemampuan Mahasiswa
Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah aplikasi teori kedokteran, tetapi juga laboratorium sosial tempat mahasiswa mengasah kemampuan klinis, komunikasi, empati, serta kepemimpinan soft skills yang krusial dalam pembentukan dokter yang holistik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Topik utama pada KKN kali ini adalah ‘Membangun Desa Sehat melalui Sinergi Mahasiswa dan Masyarakat dalam Pencegahan Stunting’. Hal tersebut selaras dengan prioritas nasional dalam percepatan penanganan stunting di Indonesia. Harapannya, kegiatan ini bisa memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Mojokerto sekaligus meningkatkan kemampuan mahasiswa FK Ubaya dalam mengembangkan critical thinking, cultural competence, dan community-based problem solving yang merupakan kompetensi inti dokter masa depan,” imbuhnya.
Uniknya, peserta KKN tidak hanya diikuti oleh mahasiswa FK Ubaya Angkatan 2022, tetapi ada pula dua mahasiswa asing yang berasal dari Fakultas Kedokteran Maastricht University dan Utrecht University, Belanda.
Program Strategis untuk Persiapan Calon Dokter
Dalam sambutannya, Rektor Ubaya memaknai kegiatan KKN ini sebagai program strategis dalam proses persiapan calon-calon dokter yang tidak hanya unggul secara akademis, namun memiliki hati dan empati kepada masyarakat.
“Para mahasiswa harus mengaplikasikan pengetahuan yang mereka dapatkan di bangku perkuliahan secara kontekstual di kampus kehidupan, yaitu masyarakat. Bertemu dan hidup langsung dengan masyarakat juga akan melatih keterampilan sosial para mahasiswa,” tutur Benny.
Sementara itu, Bupati Mojokerto berharap agar kehadiran mahasiswa KKN dapat mengedukasi masyarakat terkait permasalahan stunting yang masih menjadi tantangan besar bagi Kabupaten Mojokerto. “Meskipun waktunya singkat, kami berharap agar program-program kerja yang nanti akan dilaksanakan dapat terus dilaksanakan oleh masyarakat secara mandiri, meskipun adik-adik mahasiswa sudah kembali ke kampus,” jelas Gus Barra, sapaan akrabnya.
BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS
| Lumajang Jadi Primadona Wisatawan Asing di Jatim Saat Lebaran 2026 |
|
|---|
| Solusi Pemprov Jatim Atasi Krisis Guru Agama di Sekolah Rakyat: Gandeng Muslimat NU |
|
|---|
| Update 2 Perubahan Ketentuan Pendaftaran Manajer Koperasi Merah Putih 2026, Cek Sebelum Ditutup |
|
|---|
| Kabar Gembira di HUT ke 733 Surabaya: Denda PBB-P2 hingga 30 Tahun Dihapus |
|
|---|
| Doa Yasin dan Tahlil Lengkap Teks Arab, Latin dan Artinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/FK-Ubaya-yang-mewujudkan-semangat-Learning-Beyond-the-Classroom.jpg)