Lakukan Regenerasi, Sugiono Gantikan Ahmad Muzani Jadi Sekjen Gerindra

Ketua DPP Partai Gerindra, Prasetyo Hadi, mengatakan keputusan tersebut diambil langsung oleh Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Editor: Wiwit Purwanto
Tribunnews.com/Fersianus Waku
SEKJEN GERINDRA - Ketua DPP Partai Gerindra, Prasetyo Hadi, mengatakan pergantian Sekretaris Jenderal atau Sekjen dari Ahmad Muzani kepada Sugiono merupakan bagian dari proses regenerasi dalam tubuh partai. Prasetyo Hadi saat ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/8/2025). 

SURYA.CO.ID  - Proses regenerasi di Partai Gerindra mulai dilakukan, pergantian di jabatan Sekretaris Jenderal atau Sekjen dari Ahmad Muzani kepada Sugiono.

Ketua DPP Partai Gerindra, Prasetyo Hadi, mengatakan keputusan tersebut diambil langsung oleh Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

"Jadi kita merasa terutama bahwa Ketua Dewan Pembina, Ketua Umum, sudah waktunya ada regenerasi," kata Prasetyo, saat ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/8/2025).

Menteri Sekretaris Negara ini mengucapkan terima kasih kepada Muzani yang telah mengemban jabatan Sekjen selama 17 tahun.

"Dan kami tentu menyampaikan terima kasih penghormatan yang sebesar-besarnya, penghargaan kepada Bapak Sekjen Ahmad Muzani yang telah menjadi Sekjen Partai Gerindra selama 17 tahun," ujarnya.

Baca juga: Pergantian Sekjen DPP Gerindra Murni Penyegaran, Gerindra Jatim Percaya Dengan Kapasitas Sugiono

Prasetyo menilai, peran Muzani sangat krusial dalam membesarkan partai dan mengantarkan Prabowo Subianto ke kursi presiden.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Muzani melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Jumat (1/8/2025).

Dalam unggahannya, Muzani menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum Prabowo dan seluruh kader atas kepercayaan yang telah diberikan selama lebih dari 17 tahun menjabat sebagai Sekjen. 

Ia juga memohon maaf atas kekeliruan selama menjalankan tugas.

"Saya menyampaikan permohonan maaf jika selama menjalani jabatan sebagai sekjen partai terdapat kesalahan, kekeliruan, dan kealpaan," katanya.

Muzani pun menempati posisi strategis baru sebagai Sekretaris Dewan Pembina dan Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra.

"Sejak partai berdiri sampai hari ini dengan segala dinamika, naik turun, di ujung prestasi terbesar sebagai Sekjen untuk mengantar Bapak Prabowo Subianto terpilih menjadi presiden," ucapnya.

Diketahui, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menunjuk Menteri Luar Negeri, Sugiono, sebagai Sekjen Gerindra menggantikan Ahmad Muzani.  

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved