Sabtu, 2 Mei 2026

Zulkifli Hasan Buka Munas MA IPNU di Bondowoso, Sampaikan Pesan Ini

Munas diikuti alumni IPNU dari berbagai wilayah Indonesia, dan akan berlangsung hingga 3 Agustus 2025.

Tayang:
Tribun Jatim/Sinca Ari Pangistu
Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia, Zulkifli Hasan (baju putih) saat pembukaan Munas MA IPNU di Pendopo Bondowoso, Kabupaten Bondowoso Jawa Timur, Sabtu (2/8/2025). 

SURYA.CO.ID, BONDOWOSO - Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia, Zulkifi Hasan ikut hadir dan membuka Musyawarah Nasional Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (MA IPNU) di Pendopo Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Sabtu (2/8/2025).

Selain Zulkifi Hasan, hadir pula KH. Miftachul Akhyar, Rais 'Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Bupati Blora Arief Rahman, Wamen Perindustrian Faisol Reza, anggota DPD RI dan lainnya.

Munas diikuti alumni IPNU dari berbagai wilayah Indonesia, dan akan berlangsung hingga 3 Agustus 2025.

Baca juga: Khofifah Terpilih Kembali Sebagai Ketua Umum IKA Unair 2025-2030

Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia, Zulkifi Hasan, memuji Kader IPNU merupakan orang-orang hebat.

"Kok saya baru punya satu ya (Kader IPNU,red)," ujarnya diikuti tepuk tangan peserta yang hadir.

Ia pun menyebut Presiden RI Prabowo Subianto ingin merangkul seluruhnya untuk di tengah persaingan global.

"Pak Presiden ingin merangkul. Di tengah persaingan global yang luar biasa," ujarnya saat sambutan.

Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, mengatakan, majelis alumni IPNU merupakan rumah besar bagi mereka yang telah melewati proses kaderisasi.

Kini, mereka sudah tersebar di berbagi sektor. Mulai dari guru hingga pemimpin daerah.

Dalam konteks itulah, MA IPNU menjadi momem startegis untuk menyambung mata rantai perjuangan generasi.

Ini bukan sekedar forumorganisasi, tapi juga wahana, forum, ide, gagasan untuk menghadirkan peran nyata alumni IPNU dalam menjawab tantangan kebangsaan saat ini.

"Saya menyambut gembira acara ini dilaksanakan di Bondowoso," ujarnya.

Ia menerangkan, Munas ini bukan hanya sekedar urusan pergantia pimpinan. Namun bagaimana alumni IPNU menyumbangkan pikiran, gagasan, dan pengaruhnya untuk ikut serta dalam pembangunan.

"Baik melalui jalur politik, birokrasi, pendidikan, ekonomi, sosial kemasyarakatan, dan bidang lainnya," ujarnya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved