Selasa, 21 April 2026

5 Alat Berat Dikerahkan di Hari Pertama Perbaikan Jalan Jalur Gumitir Jember

Sebanyak 5 alat berat dikerahkan di hari pertama pengerjaan perbaikan jalan Jalur Gumitir Kecamatan Jember, Jawa Timur

Penulis: Imam Nahwawi | Editor: irwan sy
Imam Nawawi/TribunJatim.com
PERBAIKAN JALAN - Alat berat mulai didatangkan di Jalur Gumitir Desa Sidomulyo Jember, Jawa Timur, Kamis (24/7/2025). Alat berat ini didatangkan pada hari pertama perbaikan jalan Jalur Gumitir Jember. 

SURYA.co.id, JEMBER - Sebanyak 5 alat berat dikerahkan di hari pertama pengerjaan perbaikan jalan Jalur Gumitir Kecamatan Jember, Jawa Timur, Kamis (24/7/2025).

Selama proses penurunan alat berat tersebut, diawasi langsung perwakilan pegawai Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 BBPJN Jawa Timur, Setya Wardana, mengatakan alat berat yang diterjunkan kali ini mengunakan lima truk trailer.

"Alat berat di lapangan ang kami datang dari Ngoro (Kecamatan di Mojokerto) tadi, meliputi dua unit bored pile, dua unit spot pengangkut bored pile dan satu excavator," ujarnya.

Menurutnya, dua unit alat berat bored pile tersebut panjangnya melebihi lebar luas Jalur Gumitir Jember, sehingga terpaksa dilakukan penutupan jalan nasional ini.

"Lebar jalan kan 7 meter, sementara alat kami panjangnya 7,3 meter, sehingga nanti melintang di jalan. Jadi tidak memungkinkan (jalur Gumitir) untuk dilewati," kata Setya.

Mengingat meterial yang digunakan untuk perbaikan jalan ini tidak seperti dulu.

Katanya, banyak proses pemasangan besi didalam tanah.

"Kalau dulu materialnya itu-itu saja dan tidak harus gunakan alat berat. Tetapi pakai bored pile materialnya banyak pembesian dan lain-lain," imbuh Setya.

Selama lima bulan proses pengerjaan, kata dia, yang paling lama dan rumit adalah proses pemasangan bored pil.

"Karena bentuk pemasangannya seperti tiang panjang, tetapi bukan tiang panjang. Sebab nanti tanahnya kami bor, baru diisi besi layaknya proses pembetonan," ucapnya.

Sebatas informasi, Proyek perbaikan infrastruktur senilai Rp 15,7 miliar Kementerian Pekerjaan Umum, harus menutup jalur Gumitir selama 24 Juli-24 September 2025.

Proyek yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBD) tersebut, digarap PT Rajendra Pratama Jaya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved