KM Barcelona Terbakar

Profil Perusahaan Pemilik KM Barcelona VA, Kapal yang Terbakar di Perairan Talise Minahasa Utara

Kasus terbakarnya kapal KM Barcelona VA saat melintas di perairan Pulau Talise masih jadi sorotan. Terungkap sosok perusahaan pemiliknya.

SURYA.co.id - Kasus terbakarnya kapal KM Barcelona VA saat melintas di perairan Pulau Talise, Minahasa Utara, Minggu (20/7/2025), masih jadi sorotan.

Kini, publik bertanya-tanya siapa pemilik KM Barcelona VA.

Kapal penumpang modern ini diduga milik PT Surya Pasific Indonesia (SPI), sebuah perusahaan pelayaran yang melayani rute Talaud – Manado.

Menurut penelusuran SURYA.co.id, PT Surya Pasific Indonesia merupakan salah satu operator kapal laut di kota Kota Manado yang membawahi KM Bracelona I,II,III,VA, KM Marina Bay I, KM Venecian dengan rute pelayaran Talaud, Tahuna, Sitaro dan Ternate.

Dengan panjang 67 meter dan kapasitas mencapai 600 penumpang, KM Barcelona VA menjadi salah satu kapal andalan yang beroperasi secara berkala biasanya sekali dalam sepekan, tergantung rute dan permintaan.

PT Surya Pacific Indonesia menyediakan berbagai layanan maritim, seperti pengiriman barang dan mobilitas manusia.

Baca juga: Aksi Heroik Perawat Selamatkan Pasien Jantung Saat KM Barcelona 5 Terbakar

Mereka adalah ahli dalam pengangkutan barang melalui laut dalam dan dapat menangani rute domestik maupun internasional.

Mereka menawarkan layanan penyewaan kapal, manajemen proyek, dan transshipment untuk proyek pemerintah maupun internasional, memastikan logistik dan transportasi berjalan lancar.

PT Surya Pacific Indonesia mengelola sejumlah jalur penting di seluruh kepulauan Indonesia.

Mereka sangat berperan dalam program jalan laut dan bekerja sama dengan perusahaan lain seperti PT Pelni untuk meningkatkan operasi antar pulau dan menstabilkan harga di daerah terpencil.

Perusahaan ini juga terlibat dalam proyek besar, seperti proyek terbaru dengan PT Pelni untuk mendukung rencana pemerintah dalam meningkatkan logistik di daerah terpencil. 

PT Surya Pacific berlamatkan di, Jl. Dr. Sam Ratulangi II No.86, Tj. Batu, Kec. Wanea, Kota Manado, Sulawesi Utara, Indonesia

Sosok Kapten KM Barcelona yang Jadi Tersangka

Kapten kapal KM Barcelona VA, IB, resmi jadi tersangka tragedi kebakaran kapalnya yang menewaskan 3 orang di Perairan Depan Pulau Talise Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara (Sulut), Minggu (20/7/2025).

Baca juga: Rekam Jejak Laksdya Denih Hendrata yang Kerahkan 2 Kapal TNI AL untuk Evakuasi Korban KM Barcelona

Penetapan status tersangka dilakukan setelah penyidik Direktorat Polairud Polda Sulut menemukan adanya dugaan ketidaksesuaian data manifes.

"Sesuai manifes penumpang itu ada 280. Ternyata melebihi dari manifes," tegas Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah Hasibuan.

Selain nakhoda, sebanyak 13 anak buah kapal (ABK) juga tengah diperiksa intensif untuk mendalami kemungkinan pelanggaran prosedur keselamatan pelayaran.

"Untuk yang lainnya, sementara masih dalam proses pengembangan," tambahnya.

Kronologi 

KAPAL TERBAKAR - foto KM Barcelona VA yang Terbakar di Perairan Pulau Talise Sulawesi Utara.
KAPAL TERBAKAR - foto KM Barcelona VA yang Terbakar di Perairan Pulau Talise Sulawesi Utara. (Kolase Tribun Manado)

Kapal milik PT Surya Pasific Indonesia (SPI) ini terbakar saat berlayar dari Pelabuhan Talaud menuju Manado di perairan Talise, Kabupaten Minahasa Utara, sekira pukul 14.00 WITA

Data dari Basarnas Manado menyebutkan, dari total 571 penumpang, 568 orang berhasil selamat. Tiga penumpang lainnya ditemukan meninggal dunia.

"Dua korban hilang yang dilaporkan ke kami itu bernama Levi Aiba dan Hamen Langinan," ujar anggota staf Humas Basarnas Manado, Nuriadin Gumelang, Senin (21/7/2025).

Ketiga jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, yakni:

  • Asna Lapae (perempuan, 50 tahun)
  • Zakaria Tindiuling (laki-laki)
  • Juliana Humulung (perempuan, 40 tahun)

Baca juga: Profil KM Barcelona VA yang Terbakar di Perairan Pulau Talise Sulawesi Utara, Diluncurkan Tahun 2021

Kesaksian Penumpang Selamat

Seorang penumpang selamat KM Barcelona VA, Nelson, menceritakan detik-detik menegangkan ketika kapal yang ditumpanginya terbakar. 

Ia mengaku melompat ke laut tanpa pelampung dan hanya bertahan dengan mengandalkan kotak kosong.

“Saya ditolong para nelayan."

"Mereka datang cepat, sangat peduli dan saling membantu,” ujar Nelson.

Menurut catatan warga Gangga I, sebanyak 369 penumpang berhasil mereka tarik ke darat. Angka ini belum termasuk yang dievakuasi oleh warga Gangga II, Tambun, dan Serei.

Sebagian besar korban dibawa ke Pulau Gangga II sebelum dirujuk ke Manado.

Banyak dari mereka mengalami luka bakar ringan, trauma, dan kelelahan setelah berjam-jam terapung di laut. 

Basarnas mencatat total 568 penumpang berhasil diselamatkan dari 571 penumpang.

Tiga orang meninggal dunia dan dua masih dalam pencarian. 

Hingga Senin malam, operasi pencarian dua penumpang hilang masih dilakukan dengan melibatkan unsur gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan relawan.

Berdasarkan laporan Humas Basarnas Manado, dua korban hilang tersebut bernama Levi Aiba dan Hamen Langinan.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id dengan judul Akhirnya Terungkap Siapa Pemilik KM Barcelona VA yang Terbakar di Perairan Talise Minahasa Utara.

>>>Update berita terkini di Googlenews Surya.co.id

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved