Kamis, 14 Mei 2026

Amalan Islam

Arti Doa Setelah Adzan, Beserta Bacaan Teks Arab dan Latin

Berikut ini adalah arti doa setelah adzan, yang dilengkapi bacaan dalam teks Arab dan latin.

Tayang:
Penulis: Arum Puspita | Editor: Musahadah
ChatGPT
Ilustrasi adzan 

SURYA.CO.ID - Berikut ini adalah arti doa setelah adzan, yang dilengkapi bacaan dalam teks Arab dan latin.

Kumandang adzan bukan hanya sebagai menanda waktu sholat tiba, tetapi juga waktu mustajab untuk berdoa.

Anas bin Malik mengatakan, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

لاَ يُرَدُّ الدُّعَاءُ بَيْنَ الأَذَانِ وَالإِقَامَةِ

“Doa di antara adzan dan iqamah tidak tertolak” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan Ahmad; shahih)

Bagaimana doa setelah adzan?

اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ اِنَكَ لاَ تُخْلِفُ اْلمِيْعَاد

Allahumma rabba haadzihid da'watit taammah. Wash shalaatil qaa-imah. Aati muhammadal wasiilata wal fadhiilah, wab'atshu maqoomam mahmuudal ladzii wa'adtahu innaka la tukhliful mi'ad.

Artinya: "Ya Allah, Tuhan yang memiliki panggilan ini, yang sempurna dan memiliki salat yang didirikan. Berilah Nabi Muhammad wasilah dan keutamaan, serta kemuliaan dan derajat yang tinggi, dan angkatlah ia ke tempat yang terpuji sebagaimana yang Engkau telah janjikan."

Doa setelah adzan berikut dapat diamalkan setelah mendengarkan adzan sholat subuh, sholat maghrib, sholat isya', sholat dzuhur dan sholat ashar.

Baca juga: Makna Doa Duduk di Antara Dua Sujud, Berikut Bacaan dalam Teks Arab dan Latin

Doa di Sela-sela Adzan

Melansir laman Nahdlatul Ulama (NU) ketika mendengarkan adzan, umat muslim dianjurkan menjawabnya dengan doa sebagai berikut:

1.

(٢x) اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ

Allâhu Akbar, Allâhu Akbar (2x)

Ucapkan:

اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ

2.

(٢x) أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلٰهَ إِلَّااللهُ
Asyhadu allâ ilâha illallâh. (2x)

Ucapkan:

أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلٰهَ إِلَّااللهُ
Asyhadu allâ ilâha illallâh

3.

(٢x) أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
Asyhadu anna Muhammadan rasûlullâh. (2x)

Ucapkan:

أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
Asyhadu anna Muhammadan rasûlullâh

4.

(٢x) حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ
Hayya 'alash shalâh (2x)
"Marilah laksanakan shalat"

Ucapkan:

لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ
Lâ haula walâ quwwata illâ billâhi.
"Tiada daya dan upaya kecuali dengan Allah"

5.

(٢x) حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ
Hayya 'alal falâh. (2x)
"Marilah menuju kepada kejayaan"

Ucapkan:

لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ
Lâ haula walâ quwwata illâ billâhi.
"Tiada daya dan upaya kecuali dengan Allah"

6.

(١x) اَللهُ أَكْبَرُ ،اَللهُ أَكْبَرُ 
Allâhu Akbar, Allâhu Akbar
"Allah Maha Besar, Allah Maha Besar"

Ucapkan:

اَللهُ أَكْبَرُ ،اَللهُ أَكْبَرُ
Allâhu Akbar, Allâhu Akbar

7.

(١x) لَا إِلَهَ إِلَّااللهُ
Lâ ilâha illallâh (1x)
"Tiada Tuhan selain Allah"

Ucapkan:

لَا إِلَهَ إِلَّااللهُ
Lâ ilâha illallâh

8.

Apabila mendengar Adzan Subuh pada bagian:

اَلصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ
Ash-shalatu khairun minan naum.

"Shalat lebih baik dari pada tidur"

Maka dianjurkan untuk mengucapkan:

صَدَقْتَ وَبَرَرْتَ
Shadaqta wa bararta

"Engkau benar dan engkau telah berbuat kebajikan"

Keutamaan Adzan

1. Amalan sunnah

Selain anjuran untuk mengikuti lafaz azan muazin sebagaimana disabdakan oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam,

إذا سَمِعتُم المؤذِّنَ فقُولوا مثلَ ما يقولُ

“Jika kalian mendengar azan, maka ucapkanlah sebagaimana ucapan muazin.” (HR. Muslim no. 384)

2. Mendapatkan Syafa'at di Hari Kiamat

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَنْ قَالَ حِينَ يَسْمَعُ النِّدَاءَ: اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ، وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ، آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ، وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ، حَلَّـتْ لَهُ شَفَاعَتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Barangsiapa yang setelah selesai mendengar azan kemudian berdoa dengan,

Allahumma rabba haadzihid da’watit taammah, wasshalaatil qaaaimah, aati muhammadanil wasiilata wal fadhiiilata, wab’atshu maqaaman mahmuuda alladzii wa’adtah

(Ya Allah, Pemilik seruan yang sempurna ini dan sholat yang ditegakkan, anugerahkanlah kepada Nabi Muhammad; wasilah (kedudukan yang tinggi di surga) dan keutamaan (melebihi seluruh makhluk), dan bangkitkanlah beliau dalam kedudukan terpuji (memberi syafa’at) yang telah Engkau janjikan)

Maka, ia berhak mendapatkan syafaatku kelak di hari kiamat.” (HR. Bukhari no. 579)

===

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Whatsapp Channel Harian Surya. Melalui Channel Whatsapp ini, Harian Surya akan mengirimkan rekomendasi bacaan menarik Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Persebaya dari seluruh daerah di Jawa Timur.  

Klik di sini untuk untuk bergabung 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved