Dua Mantan Kapolda Jatim Sebut Kejahatan Siber Jadi Tantangan Polri Masa Kini dan Masa Depan
Dua Mantan Kapolda Jatim hadir sebagai tamu undangan dalam Upacara Hari Bhayangkara ke-79, di Lapangan Mapolda Jatim, Selasa (1/7/2025)
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Mantan Kapolda Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin hadir sebagai tamu undangan dalam Upacara Hari Bhayangkara ke-79, di Lapangan Mapolda Jatim, Selasa (1/7/2025).
Selain Machfud Arifin, hadir pula Mantan Kapolda Jatim Irjen Pol (Purn) Anton Setiadji periode 2015-2016, yang kini menjabat sebagai Rektor Universitas Bhayangkara Surabaya.
Usai upacara, Machfud Arifin mendorong Polri agar memperjuangkan kewenangan-kewenangannya melalui revisi UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang sedang menunggu petunjuk untuk dilakukan pembahasan.
Baca juga: Seleksi Sekda Surabaya Dibuka, ASN se-Jatim Boleh Daftar, Ini Jadwal dan Syaratnya
Segala bentuk kebijakan yang telah dibuat melalui perjanjian (MoU) dalam rangka memudahkan kewenangan tugas dan pokok Polri melibatkan berbagai macam stakeholder terkait, dapat diusulkan menjadi revisi UU Polri nanti.
"Jangan makin mengembang, tapi kewenangan Polisi harus tetap dipertahankan," ujarnya saat ditemui di depan Lobby Gedung Tri Brata Mapolda Jatim.
Proses pembahasan revisi UU Polri bakal dilakukan setelah revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (RKUHAP) dinyatakan rampung. RKUHP tersebut bakal diterapkan pada 2026 mendatang.
Machfud optimis dengan revisi UU Polri bakal segera dilaksanakan, tinggal menanti surat presiden untuk memulainya.
"Tentunya harapan kita seiring dengan itu, KUHP harus disahkan juga, untuk menjawab KUHP yang baru yang akan diberlakukan di tahun 2026," kata Machfud, yang kini menjabat sebagai Anggota Komisi I Dapil Kalsel II Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI.
Machfud berharap melalui perayaan Hari Bhayangkara Ke-79, Polri lebih meningkatkan profesionalitas selama mengemban tugas dan amanat masyarakat.
Sehingga, Polri bisa melayani masyarakat secara maksimal, dan masyarakat bisa mencintai Polri.
Apalagi kini memasuki era digitalisasi yang belakangan diikuti maraknya penyalahgunaan dan kejahatan siber, bahkan dalam skala transnasional; antar negara. Machfud mengharapkan Polri benar-benar menyiapkan segala sesuatunya.
Keprihatinan akan maraknya berita hoaks dan kejahatan siber ditengah masyarakat serta digital di masa kini, juga disampaikan Irjen Pol (Purn) Anton Setiadji, mantan Kapolda Jatim periode 2015-2016 itu.
Rektor Universitas Bhayangkara Surabaya yang itu berharap Polda Jatim melalui Direktorat Reserse Cyber Crime (Ditressiber) yang baru dibentuk beberapa bulan lalu, dapat menjalankan tugasnya secara maksimal.
"Itu kejahatan siber harus difokuskan lagi, sekarang ini kan generasi Z, InsyaAllah akan terpantau," ujar Anton saat ditemui usai upacara.
BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS
SURYA.co.id
Machfud Arifin
mantan Kapolda Jatim
Running News
Hari Bhayangkara
Anton Setiadji
Surabaya
Dime Dimov Disorot, Pelatih Persebaya Surabaya : Padahal Dia Bermain Fantastis! |
![]() |
---|
Rekam Jejak Salsa Erwina yang Gertak Ahmad Sahroni Usai Kabar Keluarganya Didatangi, Jabatannya Top |
![]() |
---|
Tim Dosen PENS Gandeng BSSN Bikin Sistem Keamanan Jaringan |
![]() |
---|
DFSK & SERES Dukung Transformasi Otomotif Indonesia |
![]() |
---|
Susunan Bacaan Tahlil Lengkap Lafal Arab Latin dan Terjemahan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.