Idul Adha 2025

Prabowo Titipkan Tyson ke Bondowoso , Sapi Berbobot 948 KG Ini Jadi Sumbangan Kurban di Idul Adha

Bukan petinju berjuluk si Leher Beton, melainkan seekor sapi jenis Simental milik Riyan, warga RT 37/RW 09, Dusun Glintongan

Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Deddy Humana
surya/Sinca Ari Pangistu (Sinca)
KEKAR BAK TYSON - Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Peternakan dan Perikanan Bondowoso, drh Cendy Herdiawan memeriksa Tyson, sapi jenis Simental milik Riyan, warga Desa/Kecamatan Tamanan, Bondowoso yang dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto, Senin (2/6/2025) lalu. 

SURYA.CO.ID, BONDOWOSO - Tyson akan menjadi bagian dalam peringatan keagamaan Idul Adha 1446 Hijriyah pada 2025 ini.

Bahkan dengan bobot 948 KG atau hampir 1 ton, Tyson akan diserahkan ke Masjid Badrul Falah, di Desa Ramban Kulon, Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso.

Memang ini adalah Tyson. Bukan petinju berjuluk si Leher Beton, melainkan seekor sapi jenis Simental milik Riyan, warga RT 37/RW 09, Dusun Glintongan, Desa Tamanan, Kecamatan Tamanan.

Sapi Tyson ini lolos 'audisi' dan dibeli Presiden RI, Prabowo Subianto untuk disumbangkan sebagai kurban pada Idul Adha, Jumat (6/6/2025) nanti.

Menurut Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bondowoso, drh Cendy Herdiawan, setiap daerah memang mendapat bantuan sapi kurban dari presiden.

Untuk di Bondowoso, sebelumnya memang diminta mendata sapi dengan berat di atas 800 KG. Dan pihaknya menyetorkan ke Dinas Peternakan Provinsi Jatim, data tiga ekor sapi dengan berat yang disyaratkan.

Dari hasil timbang badan, sapi yang bernama seperti petinju AS itu menjadi yang terpilih.

"Setelah data itu terkirim disampaikan ke tim Presiden. Kemudian dipilih yang punya Pak Rian," kata Cendy saat dikonfirmasi, Rabu (4/6/2025).

Ia menerangkan, sapi ini tetap dipotong di Bondowoso yang selanjutnya oleh Bagian Kesra Pemkab diserahkan ke masyarakat melalui Masjid Badrul Falah.

Ada dua dokter hewan yang sudah standby di Kecamatan Cermee untuk mengawasi segala proses pemotongan sapi yang dibeli Presiden RI. "Insya Allah besok dikirim ke Masjid Badrul Falah, Cermee ini," ujarnya.

Tak hanya memberikan atensi pada sapi kurban yang dibeli Presiden RI, Disnakkan juga sudah mendata jumlah lapak penjual hewan kurban. Tak hanya itu, pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan pada lapak-lapak tersebut. 

Jadi bagi masyarakat yang hendak membeli hewan kurban sebaiknya memeriksa stiker yang ditempel oleh Disnakkan. Sebagai tanda bahwa telah diperiksa kesehatan dan kebersihan lapak.

"Untuk memastikam ternak itu sehat, pastikan lapak itu sudah diperiksa dengan ditempeli stiker," pungkasnya. *****

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved