Selasa, 28 April 2026

Berita Viral

12 Gebrakan Dedi Mulyadi di 100 Hari Kerja Gubernur Jabar, Program Diakui Terbaik se-Indonesia

Dedi Mulyadi, yang resmi dilantik sebagai Gubernur Jawa Barat (Jabar) pada 20 Februari 2025, telah menjalankan berbagai program dalam 100 hari kerja

Penulis: Arum Puspita | Editor: Musahadah
Youtube KDM
GEBRAKAN DEDI MULYADI - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat melakukan sidak tambang ilegal di Subang. 

SURYA.CO.ID - Dedi Mulyadi, yang resmi dilantik sebagai Gubernur Jawa Barat (Jabar) pada 20 Februari 2025, telah menjalankan berbagai program dalam 100 hari kerja pertamanya.

Gebrakan Dedi Mulyadi mencakup bidang lingkungan, pendidikan, sosial, hingga tata kelola anggaran.

Setidaknya terdapat 12 program unggulan Dedi Mulyadi yang menandai awal kepemimpiannya di Jabar, berikut ulasannya. 

1. Normalisasi Sungai dan Penghijauan Lahan

Di awal masa kepemimpinan, Dedi Mulyadi fokus menanggulangi banjir di wilayahnya. 

Di antaranya, normalisasi daerah aliran sungai (DAS), termasuk Kali Bekasi dan Sungai Citarum.

Kemudian, penertiban bangunan dan tempat wisata ilegal di kawasan Puncak, Bogor.

Dari kebijakan ini, Dedi Mulyadi membongkar taman rekreasi Hibisc Fantasy milik PT Jaswita Jabar.

2. Program Pemutihan Pajak Kendaraan

Melalui Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 970/Kep.162-Bapenda/2025, Dedi Mulyadi menghapuskan denda pajak kendaraan bermotor bagi warga yang menunggak. 

Kebijakan ini berlaku sejak 20 Maret 2025 dan diperpanjang hingga 30 Juni 2025.

Masyarakat yang menunggak pajak kendaraan bermotor hanya membayar tunggakan tahun berjalan.

3. Larangan Study Tour Sekolah

Pada masa awal kepemimpinannya, Dedi Mulyadi juga mengeluarkan larangan untuk study tour bagi sekolah di Jawa Barat.

Dedi Mulyadi menilai bahwa study tour ini membebani orang tua dan memiliki risiko tinggi dalam hal keselamatan.

Kendati demikian, Dedi Mulyadi tidak melarang adanya kegiatan perpisahan di sekolah dengan syarat tidak membebani biaya kepada orang tua.

Dedi Mulyadi juga mengadakan sayembara perpisahan terbaik kepada para siswa semester akhir di SMA se-Jawa Barat.

Baca juga: Duduk Perkara Warga OKI Minta Dedi Mulyadi Masukkan Anaknya ke Barak, Ini Respon Gubernur Sumsel

4. Kompensasi untuk Sopir Jalur Mudik

Pada periode mudik Lebaran Idulfitri 2025, Dedi Mulyadi meminta para sopir angkot, andong, dan becak untuk libur dan memberikan kompensasi sebesar Rp3 juta per angkutan.

Kebijakan ini sempat membuat heboh para sopir angkot khususnya di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor karena adanya pungutan liar (pungli) dari oknum paguyuban setempat.

5. Program Sosial “Jabar Nyaah ka Indung

Dedi Mulyadi meluncurkan program Jabar Nyaah ka Indung sebagai upaya mendorong kepedulian terhadap ibu lansia yang hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Pada program tersebut, aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, pengusaha, swssta dan masyarakat umum terlibat secara berkala menyantuni 50.000 lansia yang tersebar di Jabar.

6. Satgas Anti-Premanisme

Dedi Mulyadi membentuk satgas anti-premanisme untuk menangkap preman yang meresahkan masyarakat dan dunia usaha.

Terkait kebijakan ini, Dedi Mulyadi sempat bersitegang dengan Ketua Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Jabar Gabryel Alexander Etwiorry.

Kala itu, Gabryel mengajak Dedi Mulyadi untuk berdiskusi secara terbuka karena tidak terima ormas dikaitkan dengan aksi premanisme.

7. Efisiensi dan Realokasi Anggaran

Dedi Mulyadi menerbitkan Pergub penjabaran APBD 2025 yang mengatur secara rinci dan realokasi dan efisiensi anggaran yang telah memberikan pondasi dasar dalam implementasi pembangunan di Jabar.

"Efisiensi bukan memotong anggaran, tapi mengalihkan belanja tidak penting jadi belanja penting. Alihkan belanja hura-hura jadi belanja bermanfaat. Anggaran yang diefsiensi Rp 5,5 triliun," ujar Dedi, dikutip dari Kompas.com.

8. Pendidikan Karakter di Barak Militer

Dedi Mulyadi mengeluarkan kebijakan untuk memasukkan para siswa bermasalah ke barak militer untuk pendapatkan pendidikan karakter dari para anggota TNI.

Angkatan pertama siswa yang masuk ke barak militer ini sudah keluar pada 20 Mei 2025.

Kebijakan ini menuai pro dan kontra di tengah masyarakat. P2G menilai bahwa pendidikan karakter di barak militer berpotensi melanggar undang-undang.

Lalu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Komnas HAM menyoroti potensi pelanggaran hak-hak anak.

Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Ono Surono, menilai bahwa pendidikan karakter seharusnya tidak disamakan dengan pendidikan militer.

9. Penerapan Jam Malam Pelajar

Dedi Mulyadi menerapkan aturan jam malam bagi siswa yang berlaku mulai 1 Juni 2025.

Adanya jam malam bagi siswa ini merupakan arahan dari Gubernur Dedi Mulyadi yang tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 51/PA.03/DISDIK.

Adapun, dalam aturan tersebut, siswa di Jabar dilarang untuk berada di luar rumah mulai pukul 21.00 sampai dengan 04.00 WIB.

Dedi Mulyadi juga mengarahkan agar jam sekolah dimulai pada pukul 06.00 WIB dengan hari belajar Senin sampai Jumat.

10. Pembangunan Infrastruktur dan Tata Ruang

Evaluasi tata ruang di Jawa Barat mulai dilakukan sebagai upaya memastikan pemanfaatan ruang sesuai dengan rencana tata ruang yang telah ditetapkan.

Program lainnya, peningkatan pembangunan berbasis lingkungan sosial, budaya, meliputi pembangunan kampung adat di Jawa Barat.

Pembangunan yang turut menjadi prioritas yakni, pengembangan pembangkit listrik tenaga sampah, pembangunan SPAM (sistem penyediaan air minum), perbaikan irigasi, normalisasi sungai dan sanitasi lingkungan.

Dedi juga fokus membangun konektivitas wilayah berkelanjutan. Yang menjadi perhatian utama adalah pembangunan dan pemeliharaan jalan, PJU hingga rambu lalu lintas, reaktivasi jalur kereta api, elektrifikasi, perbaikan rutilahu, pembangunan rumah vertikal dan rumah panggung hingga perbaikan jalan poros desa.

11. Program Abdi Nagri Nganjang ka Warga

Untuk pelayanan publik, Dedi menggagas program Abdi Nagri Nganjang ka Warga. Program jemput bola ini telah berhasil dilaksanakan di 8 desa di Jabar.

Program pemeriksaan kesehatan hingga pembayaran pajak berhasil melayani langsung 29 ribu pengunjung sejak digulirkan di Gedung Pakuan Bandung.

12. Penutupan Tambang Ilegal 

Dedi Mulyadi akan menutup pertambangan di Jawa Barat yang berpotensi menyebabkan musibah serta merusak lingkungan.

Dedi mengatakan, pihaknya sudah mengidentifikasi pertambangan yang merusak lingkungan dan berpotensi bencana alam.  Namun, ia tidak menyebutkan lokasi-lokasinya.

"Ada sekitar 10 tambang besar yang akan ditutup," kata Dedi.

Hal ini menyusul insiden longsor yang menewaskan belasan penambang di tambang galian C Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon.

Diakui se-Indonesia

Di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mendapat penghargaan bergengsi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 

Jabar menjadi Juara 1 dalam kategori provinsi berkinerja terbaik dalam penerapan Standar Penerapan Minimal (SPM).

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyerahkan penghargaan itu kepada Sekretaris Daerah Jabar, Herman Suryatman, di Jakarta, Jumat (23/5/2025).

Herman Suryatman mengungkapkan, Pemprov Jabar dinilai mampu melaksanakan pelayanan minimum dalam enam urusan, antara lain bidang pendidikan, kesehatan, dan bidang sosial, di antara 38 provinsi yang ada di Indonesia.

"Untuk pelayanan dasar pendidikan, pekerjaan umum, penataan ruang, perumahan permukiman, ketertiban dan keamanan, serta masalah sosial," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (24/5/2025).

Lebih lanjut, Herman menjelaskan bahwa ini bukanlah penghargaan pertama yang diterima Pemprov Jabar di ajang SPM Awards.

Pada 2024, Pemprov Jabar juga berhasil meraih juara 1 dalam kategori yang sama. 

"Pada tahun sebelumnya juga, Pemprov Jabar yang terbaik dan menerima penghargaan tersebut," tambahnya.

Herman menekankan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras Dedi Mulyadi, yang terus berinovasi untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan sosial.

Dia berharap kesuksesan ini dapat menjadi motivasi bagi Pemprov Jabar untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. 

"Prestasi yang diraih tidak lepas dari kepemimpinan Pak Gubernur, ini memotivasi kami jajaran birokrasi pemerintahan untuk bekerja habis-habisan demi kepentingan warga Jabar dan mewujudkan Jawa Barat Istimewa," pungkas Herman.

===

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Whatsapp Channel Harian Surya. Melalui Channel Whatsapp ini, Harian Surya akan mengirimkan rekomendasi bacaan menarik Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Persebaya dari seluruh daerah di Jawa Timur.  

Klik di sini untuk untuk bergabung 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved