Webinar ASN Sehat Bugar 2025, Upaya Mendorong Kesadaran Gaya Hidup Sehat
Kesadaran akan kesehatan dan kualitas hidup penting untuk menunjang berbagai aktifitas yang bermanfaat, baik untuk keluarga,
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, SURABAYA- Dharma Wanita Persatuan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (DWP BPSDM) Provinsi Jawa Timur menggelar webinar ASN Sehat Bugar 2025 bertema Wealth, Wellness and Wisdom Terapi Regeneratif : Harapan Baru Menuju Sehat dan Kualitas Hidup Berkelanjutan, Jumat (23/5/2025).
Kesadaran akan kesehatan dan kualitas hidup penting untuk menunjang berbagai aktifitas yang bermanfaat, baik untuk keluarga, masyarakat maupun aktualisasi individu.
Ketua DWP BPSDM Provinsi Jatim Lilyana Ramliyanto menuturkan, bahwa kesehatan adalah pondasi pengabdian.
Di atas tubuh yang sehat terdapat tanggung jawab dan amanah. Tanpa raga yang bugar dinilai pengabdian bias kehilangan daya.
Oleh karenanya, menjaga kesehatan fisik dan mental adalah investasi penting bagi setiap ASN dan keluarga agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal.
Serta memberikan kontribusi terbaik untuk masyarakat, dan menjalani kehidupan pribadi yang produktif dan bahagia.
“ASN dan keluarganya adalah jantung pelayanan publik. Mereka bukan hanya pelaksana kebijakan, tetapi teladan gaya hidup. Kesehatan mereka mencerminkan kekuatan sebuah birokrasi,” tuturnya secara daring, Jumat (23/5/2025).
Lilyana menyebut, saat ini masyarakat hidup dalam bayang-bayang gaya hidup modern yang memudarkan imunitas.
Rutinitas sehari-hari menyimpan potensi akan hal tersebut seperti terlalu lama, gerak terlalu jarang, makan-makanan cepat saji, tidur terlalu larut dan terlalu lama terpapar screen teknologi.
Dengan gaya hidup seperti sekarang, lanjutnya, risiko penyakit tidak datang tiba-tiba tetapi tumbuh dalam kelengahan. Di antaranya, hipertensi, diabetes, jantung, stroke.
“Itulah wajah penyakit degeneratif sang pencuri usia produktif. Oleh karena itu, dibutuhkan kesadaran yang tumbuh dari dalam bukan sekadar himbauan luar. Kesehatan bukan sekadar tanggung jawab pribadi tapi ikhtiar kolektif dalam ekosistem keluarga ASN yang sehat,” ujarnya.
Ia menekankan, kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan harus mengakar kuat, bukan hanya karena anjuran atau aturan.
Melainkan pemahaman mendalam akan pentingnya kesehatan sebagai pilar utama kinerja dan kesejahteraan.
Dengan demikian, upaya menjaga kesehatan akan menjadi gerakan bersama.
“Langkah preventif harus menjadi budaya, bukan sesaat. Deteksi dini, medical check up berkala, pola makan seimbang, olahraga teratur serta managemen stres yang cerdas adalah pilar utama dalam membangun budaya kesehatan,” ungkapnya.
| Telanjur Ramai Wacana Penerapan Tarif di Selat Malaka, Menkeu Purbaya Sebut Bukan Konteks Serius |
|
|---|
| Siapa Abu Waala al Wa'eli? Pemimpin Milisi Irak yang Diburu Amerika Serikat Seharga Rp172 Miliar |
|
|---|
| Mbah Mis Nenek Penjual Cilok 85 Tahun Di Pasuruan Akhirnya Terbang ke Tanah Suci, Bikin Haru |
|
|---|
| Benda Yoni Kuno Diduga Peninggalan Pra-Majapahit Ditemukan di Sawah Kediri, Evakuasi Dimulai |
|
|---|
| Alasan Aipda Robig Penembak Siswa SMKN 4 Semarang Dipindah ke Nusakambangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/WEBINAR-KESEHATAN-DWP-BPSDM-Jatim-menggelar-webinar-ASN-Sehat-Bugar.jpg)