Kamis, 14 Mei 2026

Amalan Islam

Bacaan Doa Niat Puasa Qadha Ramadan, Arab dan Artinya

Setelah bulan suci Ramadan berlalu, sebagian umat Islam yang memiliki tanggungan atau utang puasa. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
Canva
Ilustrasi - Ilistrasi Niat Puasa Qadha 

SURYA.CO.ID - Setelah bulan suci Ramadan berlalu, sebagian umat Islam memiliki tanggungan atau utang puasa. 

Utang puasa itu biasa dikarenakan uzur syar'i seperti haid, sakit, atau perjalanan jauh. 

Untuk menyempurnakan ibadah puasa qadha, maka dianjurkan untuk membaca doa sebelum dan sesudah puasa qadha

"Nawaitu shauma ghadin ‘an qada’i fardhi Ramadhana lillahi ta‘ala." 

Artinya: "Saya niat berpuasa esok hari untuk mengganti kewajiban puasa Ramadan karena Allah Ta'ala."

Adapun bacaannya dalam Bahasa Arab adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadha’I fardhi syahri Ramadhana lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: "Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT."

 

Penjelasan Ustadz Abdul Somad

Puasa Qadha Ramadhan dapat dikerjakan kapan saja, sebelum Bulan Ramadhan selanjutnya tiba.

Ustadz Abdul Somad menjelaskan, batas waktu melaksanakan Puasa Qadha dan hukumnya bagi yang belum melakukan Qadha Ramadan. 

"Sampai datang Ramadan (tahun depan)," kata Ustadz Abdul Somad.

"Kalau sampai Ramadan dia belum Qadha juga, apakah gimana? Maka dia tetap Qadha selesai Ramadan hanya saja kena denda, Qadha plus Fidyah," jelas Ustadz Abdul Somad.

Untuk mengganti utang Puasa Ramadan wajib membaca niat Puasa Qadha Ramadan. Sementara penjelasan tata cara bayar Fidyah, diulas di akhir artikel.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved