Kamis, 7 Mei 2026

Jalin Kerja Sama, PLN NP dan TNI AD Lakukan Pendampingan dan Pelatihan Pengujian Energi Primer

PLN NP menjalin kerja sama strategis dengan TNI AD dalam bentuk Pendampingan dan Pelatihan dalam Rangka Penerimaan dan Pengujian Energi Primer.

Tayang:
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
PLN NP
KERJA SAMA - Asisten Teritorial Kasad, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo SIP dan Direktur Operasi Pembangkit Batu Bara PLN Nusantara Power, Rachmanoe Indarto menunjukkan naskah surat perjanjian kerja sama terkait pendampingan serta pelatihan pengujian energi primer yang ditandatangani di Jakarta. 

SURYA.co.id | SURABAYA – PT PLN Nusantara Power (PLN NP) menjalin kerja sama strategis dengan TNI AD dalam bentuk Pendampingan dan Pelatihan dalam Rangka Penerimaan dan Pengujian Energi Primer.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama oleh Direktur Operasi Pembangkit Batu Bara PLN Nusantara Power Rachmanoe Indarto dan Asisten Teritorial Kasad, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P yang dilangsungkan di Jakarta pada pekan lalu.

Melalui perjanjian ini, kedua pihak sepakat untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keandalan sistem penerimaan dan pengujian energi primer, seperti batu bara, biomassa, dan BBM di sejumlah PLTU milik PLN NP.

Dukungan personel TNI AD akan dilakukan dalam bentuk pendampingan langsung serta pelatihan intensif yang dirancang oleh PLN NP.

“Kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama teknis, tetapi sebuah langkah strategis untuk memastikan pasokan energi primer yang andal, aman, dan berintegritas tinggi. Bersama TNI AD, kami percaya kualitas dan ketepatan pengujian energi primer akan semakin meningkat, yang pada akhirnya menjamin keandalan pasokan listrik nasional,” kata Ruly Firmansyah, Direktur Utama PLN NP, dalam rilisnya Minggu (4/5/2025).

Ruang lingkup perjanjian ini meliputi wilayah kerja yang tersebar di Sumatra dan Jawa pada tahun 2025, seperti PLTU Nagan Raya, PLTU Sebalang, serta PLTU Indramayu, Rembang, Tanjung Awar-awar, Pacitan, dan Paiton Unit 9.

Pada periode 2026 hingga 2028, kerja sama akan diperluas ke PLTU Tenayan, Paiton Unit 1-2, dan PLTU Punagaya.

TNI AD akan menugaskan personel terpilih untuk menjalani pelatihan teknis oleh PLN NP, termasuk dalam proses penerimaan dan pengujian energi primer seperti initial draught survey, sampling, final draught survey, hingga penertiban pihak yang mengganggu kegiatan operasional di area vital PLTU.

Perjanjian ini berlaku selama tiga tahun dan dapat diperpanjang atas kesepakatan bersama.

Kolaborasi ini juga sejalan dengan Nota Kesepahaman antara Kementerian BUMN dan TNI tentang Sinergisitas Tugas dan Fungsi, yang diteken pada 25 Maret 2024.

Dengan kerja sama ini, PLN NP menegaskan komitmennya dalam menghadirkan keandalan pasokan listrik nasional melalui sistem pengujian energi primer yang profesional, transparan, dan berdampak langsung pada ketahanan energi Indonesia.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved