Sabtu, 11 April 2026

Tuntaskan Studi Jarak Jauh, UT Surabaya Wisuda 1580 Mahasiswa di Periode April 2025

Universitas Terbuka (UT) Surabaya mewisuda 1.580 mahasiswa dari berbagai program studi yang telah menuntaskan kuliah jarak jauhnya.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: irwan sy
UT Surabaya
WISUDA UT - Wisuda Universitas Terbuka Surabaya di Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025 berlangsung khidmat di Airlangga Convention Center, Surabaya, Minggu (4/5/2025). 

SURYA.co.id | SURABAYA — Universitas Terbuka (UT) Surabaya mewisuda 1.580 mahasiswa dari berbagai program studi yang telah menuntaskan kuliah jarak jauhnya.

Direktur UT Surabaya, Dr Suparti MPd, mengungkapkan wisudawan UT Surabaya berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur dan sekitarnya, mencerminkan jangkauan layanan UT yang luas, inklusif, dan merata.

“Kami percaya bahwa ilmu yang diperoleh tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk memberi dampak positif di lingkungan kerja dan sosial,” ujarnya usai Wisuda Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025 di Airlangga Convention Center, Surabaya, Minggu (4/5/2025).

Nabilah Vita Zaviera, mahasiswi Ilmu Komunikasi penyandang disabilitas tunadaksa mengungkapkan rasa syukurnya bisa menyelesaikan pendidikan tinggi dengan keterbatasannya.

Berkat fleksibilitas sistem pembelajaran UT, Nabilah mampu menyelesaikan studinya sambil bekerja sebagai admin media sosial di sebuah restoran di Jakarta, dengan IPK 3,69.

"UT memberikan akses yang ramah bagi penyandang disabilitas seperti saya. Saya bisa kuliah dari mana saja, tanpa hambatan,” tutur Nabilah.

Dalam kesempatan tersebut, UT Surabaya juga memberikan penghargaan kepada lima lulusan terbaik dari masing-masing fakultas.

Daut Danariyo dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST) meraih IPK tertinggi sebesar 3,95.

Disusul Maliki dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dengan IPK 3,94. Indah Marlena dan Sekar Arum Diah Auliya dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) mencetak IPK 3,89, serta Irma Yunita Sari dari Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP) dengan IPK 3,87.

"Prestasi para lulusan ini menjadi bukti nyata bahwa sistem pendidikan terbuka dapat melahirkan sumber daya manusia unggul yang tangguh, berdaya saing, dan adaptif terhadap tantangan zaman," pungkas Suparti.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved