UMKM Surabaya
Kisah SWK Tunjungan di Surabaya, Berdayakan Ibu-Ibu Rumah Tangga, Dapet THR dari Komunitas
Sentra Wisata Kuliner Tunjungan Kota Surabaya bisa menjadi inspirasi bagi para wanita di Surabaya. Selain membantu ekonomi keluarga
SURYA.co.id, Surabaya – Sentra Wisata Kuliner Tunjungan Kota Surabaya bisa menjadi inspirasi bagi para wanita di Surabaya. Selain membantu ekonomi keluarga, SWK Tunjungan ini juga menunjukkan bagaimana berdayanya komunitas para perempuan.
Untuk diketahui, SWK Tunjungan ini berada di Jalan Genteng Besar. Kelompok usaha ini berdiri di tahun 2021, dan kini berjumlah 26 UMKM.
Mereka merupakan warga di Kecamatan Genteng, Kota Surabaya yang berasal dari beragam latar belakang.
Asnariya, kordinator para pedagang kepada SURYA.co.id mengatakan pemilik usaha ini kebanyakan adalah ibu rumah tangga, di mana suami mereka banyak yang tak memiliki penghasilan tetap, seperti buruh, ojek, bahkan adapula yang bercerai dari suaminya.
“Usaha di sini yang kemudian menjadi salah satu tumpuan ekonomi keluarga,” kata Asna kepada SURYA.co.id.

Yang juga menarik, aktivitas para anggota SWK Tunjungan Surabaya tidak hanya berjualan saja. Mereka juga menggelar sejumlah pertemuan, pemberdayaan yang lain seperti pelatihan untuk membantu usaha mereka.
“Sebelum lebaran kemarin, kami juga membagi bingkisan dan uang lebaran Rp 500.000 bagi anggota,” tambah Asna.
Asna menambahkan SWK Tunjungan ini diusahakan dikelola secara profesional meski anggotanya berasal dari beragam latar belakang.
Asna menyadari anggota SWK Tunjungan yang berasal dari latar belakang yang berbeda, baik dari pendidikan ataupun ekonomi, swasta atau bank tentu berpikir berulang-ulang untuk memberikan bantuan.
Oleh karena itu mereka membuat organisasi khusus, di mana ada ketua, sekretaris, bendahra serta bidang yang lainnya.

Dengan cara seperti ini, mereka berharap SWK Tunjungan bisa terus exist di masyarakat.
Usaha ini juga mendapat apresiasi dari masyarakat, pemerintah hingga swasta. Saat ini ada banyak instansi yang mau bekerja sama dengan SWK Tunjungan, seperti BRI.
Bank BRI bahkan memperlakukan khusus para pedagang di SWK Tunjungan, seperti pembuatan QRIS, bahkan membuat sayembara bagi mereka yang melakukan transaksi terbanyak.
Bank BRI juga membuat klaster khusus untuk para pedagang di SWK Tunjungan.
“Untuk pinjaman memang belum, tapi kami berharap ini bisa difasilitasi agar kami berkembang,” kata Ana.
===
Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Whatsapp Channel Harian Surya. Melalui Channel Whatsapp ini, Harian Surya akan mengirimkan rekomendasi bacaan menarik Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Persebaya dari seluruh daerah di Jawa Timur.Klik di sini untuk untuk bergabung
Perjalanan Kelompok Tani Urban Kosagrha Lestari Surabaya Mendapatkan Dukungan Rp 450 Juta dari BRI |
![]() |
---|
Belajar Dari Kosagraha Lestari Surabaya: Mengubah Lahan Perkotaan Menjadi Ladang Pemberdayaan Warga |
![]() |
---|
Lewat Program BRInita, BRI Berdayakan Perempuan Surabaya Melalui Kelompok Usaha Kosagrha Lestari |
![]() |
---|
Kembangkan Usaha Pasar Ikan Gunung Sari Surabaya, Abdurrohman Terbantu dengan KUR BRI |
![]() |
---|
Cerita Abdurrohman Lanjutkan Usaha Ikan Hias Keluarga di Pasar Ikan Surabaya, Semua Belajar Otodidak |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.