Sabtu, 9 Mei 2026

Lebaran 2025

Di Kabupaten Bondowoso Ada Tradisi Ontalan Saat Lebaran

Di Bumi Ki Ronggo, dikenal dengan istilah Ontalan. Uang diberikan dari orang tua kepada yang lebih muda.

Tayang:
Tribun Jatim/Sinca Arie Pangistu
warga Desa Kembang, Kecamatan Bondowoso saat menunjukkan hasil ontalannya di Momen Lebaran Idul Fitri Senin (31/3/2025) kemarin. Ketua MUI Bondowoso menyebut bahwa ontalan adalah sedekah. Dan tidak ada paksaaan melakukan itu. 

SURYA.CO.ID, BONDOWOSO - Saat momen lebaran Idul Fitri, di Bondowoso ada tradisi berbagi angpau atau uang pada sanak saudara.

Di Bumi Ki Ronggo, dikenal dengan istilah Ontalan. Uang diberikan dari orang tua kepada yang lebih muda.

Didik (42), warga Desa Kembang Kecamatan Bondowoso, mengatakan, tak tahu pasti asal muasal tradisi ini bermula. Sejak dulu, saat dirinya masih kecil pun kerap mendapatkan ampau..

"Sekarang saya yang memberi," ujarnya dikonfirmasi , Selasa (1/4/2025).

Ia menjelaskan, sanak saudara yang biasanya mendapatkan angpao atau Ontalan ini tak hanya anak kecil maksimal usia SMP.

Namun, di Bondowoso juga memberi pada perempuan yang baru bertunangan.

“Intinya yang tua memberi uang pada yang muda. Sebenarnya tergantung juga pada masing-masing, mau memberi uang pada siapa saja,” jelas dia.

Besaran uang yang diberikan kata dia, cukup variatif. Mulai Rp 10 ribu per anak hingga Rp 50 ribu.

“Kalau besaran tergantung kemampuan setiap orang juga. Tak ada paksaan untuk mereka. Cuma sekarang kan ada juga yang diserahkan transfer," tuturnya.

Selain metode transfer yang kian modern. Kata Didik, tahun ini membagikan ontalan sudah main seru dengan challange di TikTok.

"Sambil nari-nari itu," katanya menirukan gerakan di TikTok.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bondowoso, KH. Asy'ari Pasha menjelaskan, bahwa tradisi ontalan sama dengan sedekah hanya beda nama.

“Kalau sedekah itu memang dianjurkan dalam Agama Islam,” katanya dikonfirmasi terpisah..

Ia bahkan menyebutkan hadis tentang sedekah yang akan membuat harta semakin berkah. Sebagaimana hadis Nabi Muhammad SAW: "Harta tidak akan berkurang karena sedekah" (HR. Muslim).

Namun demikian, sedekah juga dilakukan tergantung kemampuan masing-masing.

“Jadi tidak ada paksaan, agama itu memudahkan tidak memaksa,” pungkasnya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved