Minggu, 12 April 2026

Terlibat Balapan Liar, 27 Unit Motor Diamankan Polisi di Kabupaten Situbondo

Sebanyak 27 unit sepeda motor diamankan ke Mapolres Situbondo karena diduga terlibat aksi balapan liar

Penulis: Izi Hartono | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id/Izi Hartono
BALAP LIAR - Sebanyak 27 unit sepeda motor diamankan ke Mapolres Situbondo karena diduga terlibat aksi balapan liar yang meresahkan masyarakat. Puluhan motor yang diamankan langsung ditindak tilang. 

SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Sebanyak 27 unit sepeda motor diamankan ke Mapolres Situbondo karena diduga terlibat aksi balapan liar yang meresahkan masyarakat.

Kasat Lantas Polres Situbondo, Andy Bahtera Indra Jaya, setelah mendapatkan laporan masyarakat yang resah adanya balapan liar, sehingga pihaknya mengintensifkan patroli.

Menurutnya, patroli yang dimulai sekitar pukul 23.30 WIB dengan menyasar lokasi yang sering dijadikan ajang balapan liar tersebut, di antaranya di Jalan Basuki Rahmad dan Jalan Argopuro.

"Dari dua lokasi itu, kita berhasil mengamankan 27 motor yang terlibat balapan liar," ujarnya.

Dikatakan, penindakan ini dilakukan setelah pihaknya menerima banyak pengaduan masyarakat terkait maraknya balap liar yang meresahkan pengguna jalan raya, terutama saat malam hingga dini hari di bulan ramadan.

"Kami menerima banyak laporan melalui media sosial tentang aksi balap liar yang mengganggu ketertiban dan membahayakan keselamatan. Makanya  kami langsung bergerak dan berhasil mengamankan puluhan sepeda mptor beserta pengendaranya," katanya.

Puluhan sepeda motor yang diamankan itu, kata AKP Andy, karena tidak memenuhi standar kelayakan jalan, seperti menggunakan knalpot brong, tidak memiliki kelengkapan kendaraan serta tidak dilengkapi surat-surat resmi. 

"Para pelaku balap liar kita lakukan pendataan dan diberi sangsi tilang serta diberikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya," jelasnya.

Selain itu,  sambung AKP Andy, pihaknyai juga memanggil orang tua para remaja itu untuk diberikan pengarahan terkait bahaya balap liar dan pentingnya pengawasan terhadap anak-anaknya tersebut.

"Orang tuanya kita panggil, agar orang tuanya mengawasi anak anaknya. Sehingga anaknya tidak terlibat balapan liar yang meresahkan masyarakat dan mengancam keselamatannya itu," bebernya..

Salah satu warga, Sugianto mengapresiasi respon cepat pihak kepolisian terhadap pengaduan masyarakat dengan melakukan penertiban balap liar yang sangat mengganggu,  khususnya warga yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan. 

"Kami merasa lebih aman setelah adanya razia ini. Balap liar sangat mengganggu, terutama saat malam hari. Terima kasih kepada kepolisian yang sudah menindak tegas," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved