Sabtu, 2 Mei 2026

Pemain Jaranan Gigit Telinga Penonton

BREAKING NEWS Pemain Jaranan di Banyuwangi Gigit Telinga Penonton Hingga Cuil

Hal yang mirip dilakukan pemain jaranan saat tampil di Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi,

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa Polsek Giri Banyuwangi
KORBAN GIGIT KUPING - Hollutfi (19), warga Kelurahan/Kecamatan Kabat, menjadi korban gigitan telinga oleh pemain jaranan saat tampil di Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (2/2/2025). Daun telinga korban cuil akibat gigitan itu. 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Kelakukan pemain jaranan di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ini mengingatkan aksi petinju Mike Tyson kepada Evander Holyfield 27 tahun silam.

Dalam pertarungan tinju yang digelar Juni 1997 itu, Mike Tyson dengan brutal menggigit telinga Holyfield hingga sobek. 

Hal yang mirip dilakukan oleh pemain jaranan saat tampil di Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (2/2/2025).

Ceritanya, saat itu pertunjukan kesenian kesenian jaranan tengah digelar di Lingkungan Cungking.

Tim jaranan yang tampil saat itu adalah Budoyo Mberan Lor dari Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi.

"Pada saat Kesenian Jaranan berlangsung sekitar pukul 16.30 WIB, dua pemain jaranan mengejar salah satu penonton atas nama Hollutfi (19), warga Desa/Kecamatan Kabat," kata Kapolsek Giri AKP Budi Mujiono, Kamis (6/2/2025).

Saat itu, korban dipegang oleh pemain jaranan tersebut. Setelahnya, mereka menggigit telinga korban hingga ia mengerang kesakitan.

"Saat itulah terjadi telinga korban yang digigit oleh kedua pemain tersebut," lanjut Budi.

Baca juga: Kronologi Hollutfi Dikejar 2 Pemain Jaranan Saat Nonton, Lalu Kupingnya Digigit Sampai Putus

Korban pun diamankan oleh warga sekitar. Warga melihat telinga korban terluka dan berdarah. Bahkan sebagian daun telinga cuil akibat digigit pemain jaranan.

Warga sekitar sempat berupaya mengobati korban sebagai langkah pertolongan pertama.

Namun karena korban terus mengerang kesakitan, ia dilarikan ke RS Fatimah oleh keluarganya.

"Korban sempat dibawa pulang. Tapi karena masih merasa sakit, akhirnya dibawa ke fasilitas kesehatan," katanya.

Budi menjelaskan, kondisi korban saat ini telah membaik. Namun telinganya kasih dibalut dengan perban. Sementara potongan cuilan telinganya berada di Ras Fatimah.

Budi menjelaskan, keluarga korban belum melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.

Pihak keluarga masih merundingkan hal tersebut bersama keluarga besar.

BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved