Rabu, 22 April 2026

Banjir Bandang Bondowoso

Rumah Rusak Akibat Banjir Bandang Bertambah di Wonoboyo Bondowoso, 2 Sapi Terbawa Arus Banjir

Rumah rusak akibat banjir bandang di Desa Wonoboyo, Kecamatan Klabang, Kabupaten Bondowoso bertambah.

Tribun Jatim/Sinca Ari Pangistu
RUMAH TERDAMPAK BANJIR - Banjir bandang di Desa Wonoboyo, Kecamatan Kelabang, Senin (3/2/2025) sekitar pukul 23.00 WIB. Salah satu rumah terdampak di RT 10 RW 01 terlihat terjebak di antara lumpur yang dibawa banjir. Masyarakat bergotong royong membersihkan material banjir pada Selasa (4/2/2025). 

SURYA.CO.ID, BONDOWOSO - Rumah rusak akibat banjir bandang di Desa Wonoboyo, Kecamatan Klabang, Kabupaten Bondowoso bertambah.

Menurut Kepala Desa Wonoboyo, Tubaini, mengatakan, ada lima RT terdampak yakni RT 1,2,3,4,7,8, 10, dan 11.

Dengan jumlah rumah terdampak rusak ada sekitar 37 rumah. Rinciannya 12 rumah rusak berat, dan 25 rumah rusak ringan

"Terparah di RT 10, karena muara banjirnya di situ," ungkapnya pada TribunJatimTimur.com pada Selasa (4/2/2025).

Menurutnya, dari delapan RT itu ada total 96 kepala keluarga terdampak.

Baca juga: Banjir Bandang di Wonoboyo dan Walidono Bondowoso, 6 Rumah Rusak dan 1 Motor Terseret Arus

Kendati begitu, Tubaini memastikan tak ada korban jiwa dalam kejadian banjir bandang ini. Namun ada 2 ternak sapi terbawa arus banjir.

"Kami butuh bantuan tenaga kerja, bantuan logistik. Dapur umum," ujarnya.

Pantauan di lapangan, air telah surut sejak pukul 05.00 WIB. Kini, warga tengah bergotong royong membersihkan lumpur yang dibawa banjir di dalam rumah mereka.

Terlihat aspal-aspal di jalanan mengelupas. Plengsengan jebol. Sawah-sawah yang belum diketahui luasnya tertutup lumpur.

Warga sekitar bersama TNI, Polri, BPBD, pemerntah desa dan kecamata, serta relawan,  membersihkan material banjir.

Baca juga: Hujan Deras, Terjadi 4 Titik Longsor di Sumbercanting Kabupaten Bondowoso

Warga juga membersihkan barang-barang berharga mereka yang masih bisa diselamatkan.

Masyarakat menyedot air menggunakan pipa dari sungai untuk membersihkan lumpur.

"Kejadian kurang lebih jam 23.00. Hujan dulu sejak sebelum Maghrib," ujar Solehan, warga Desa Wonoboyo, Kecamatan Klabang.

Ia mengatakan, rumahnya sendiri terkena banjir. Lumpur masuk ke dalam ruang tamunya. Karena air banjir sendiri tingginya sepaha orang dewasa.

Solihin mengatakan warga semua berkumpul di tempat yang lebih tinggi untuk menyelamatkan diri semalam.

"Banyak yang mengungsi ke masjid," pungkasnya.

Hingga berita diturunkan, pemadaman lampu masih berlangsung di lokasi banjir.

BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved