Senin, 13 April 2026

Tebing 20 Meter di Desa Wringinanom Situbondo Longsor Menutupi Akses Jalan Desa

Tebing di Dusun Patemon, Desa Wringinanom, Kecamatan Jatibanteng, Situbondo, lonsor.

Penulis: Izi Hartono | Editor: irwan sy
izi hartono/surya.co.id
Kondisi tanah longsor yang menutupi akses jalan Desa Wringinanom, Kecamatan Jatibanteng, Situbondo. 

SURYA.co.id | SITUBONDO - Tebing di Dusun Patemon, Desa Wringinanom, Kecamatan Jatibanteng, Situbondo, lonsor, Kamis (23/01/2025) sore sekitar pukul 15.00 WIB.

Tebing setinggi 20 meter dengan lebar 50 itu longsor karena kondisi tanah yang gembur setelah diguyur hujan lebat.

Tanah itu longsor hingga menutupi akses jalan desa, sehingga menyebabkan terganggu jalur transportasi masyarakat desa tersebut.

Koordinator Pusdalop BPBD Situbondo, Puriyono, membenarkan adanya bencana tanah longsor tersebut.

"Iya benar, saya baru dapat laporan itu  tadi pagi pada pukul 06.00 WIB, Jumat (24/01/2025)," ujarnya.

Puriyono menjelaskan, pada saat turun hujan, tiba-tiba tebing itu longsong dan menutup akses jalan desa.

Setelah itu, kata Ipung panggilan Puriyono mengatakan, pihak BPBD bersama warga dan Tagana, Polsek serta Koramil setempat melakukan kerja bakti untuk memindahkan tanah longor yang menutupi aksi jalan masyarakat itu kepinggir jalan.

"Ya tujuannya agar akses jalan itu bisa dilalui dan memudahkan masyarakat," ujarnya.

Meski tidak menimbulkan korban, lanjut Ipung, bencana tanah longsor sempat menganggu jalur tranportasi masyarakat.

"Alhamdulillah dengan kekompakan bersama, jalan itu kembali bisa digunakan," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved