Lewat Seni Instalasi Keran Kucurkan Botol Plastik, Siswi di Gresik Ingatkan Stop Sampah Plastik
krisis iklim yang dirasakan saat ini salah satunya disebabkan plastik yang menyumbang emisi karbon.
Penulis: Sugiyono | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, GRESIK - Aeshnina Azzahara Aqilani, siswi SMA di Gresik, asal Desa/Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik membuat seni instalasi berupa keran yang mengalirkan plastik di depan Museum Sampah Plastik komunitas River Warrior di Desa Wringinanom.
Menurut Aeshnina, seni rupa instalasi kran mengalirkan plastik ini adalah pesan kepada semua pihak untuk segera berhenti menggunakan plastik agar bumi tidak banjir plastik.
"Pesan kami kepada semua pihak, untuk segera menutup keran yang menggunakan bahan plastik, agar bumi kita tidak banjir sampah plastik,” kata Aeshnin kepada wartawan, Kamis (16/1/2025).
Menurut Aeshnin yang juga koordinator komunitas River Warrior, saat ini bumi sedang mengalami krisis iklim yang disebabkan krisis plastik.
“Sampah plastik yang tidak terkelola dengan baik telah mencemari laut. Indonesia menjadi negara ketiga setelah India dan Nigeria yang menyumbang sampah plastik ke laut," ungkapnya.
Aeshnin menambahkan, krisis iklim yang dirasakan saat ini salah satunya disebabkan plastik yang menyumbang emisi karbon.
Selain itu plastik berkontribusi pada perubahan iklim, sebab plastik terbuat dari bahan bakar fosil, seperti minyak bumi dan gas alam. Proses ekstraksi, penyulingan dan pembuatan plastik menghasilkan emisi gas rumah kaca, termasuk karbondioksida dan metana.
"Menurut laporan Center for International Environmental Law, produksi plastik global menyumbang sekitar 3,8 persen dari emisi gas rumah kaca dunia," jelasnya.
Karena itu, Aeshnin menegaskan, paparan jangka panjang sampah plastik dalam mikroplastik dapat mengganggu sistem endokrin, menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang beresiko pada perkembangan janin, pubertas dini dan infertilitas.
Selain itu, beberapa senyawa seperti styrene, telah dikaitkan dengan resiko kanker, gangguan saraf dan kerusakan organ vital seperti hati dan ginjal.
"Dengan meningkatnya sampah plastik di lingkungan, manusia dapat terpapar mikroplastik yang membawa bahan kimia berbahaya ke dalam tubuh, memperburuk dampak kesehatan manusia dan lingkungan secara keseluruhan," terangnya.
"Maka pemerintah Indonesia harus mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Ini untuk melindungi kesehatan manusia dan lingkungan," pungkasnya. *****
kampanye anti sampah plastik
siswi Gresik ingatkan bahaya plastik
bahaya plastik pada manusia
seni instalasi anti plastik
River Warrior Indonesia
sampah plastik di lautan
Gresik
| Dukung KEK JIIPE Gresik, PLN Perkuat Infrastruktur Gardu Induk 150 kV Bungah |
|
|---|
| Pabrik Melamin di KEK JIIPE Gresik, Dorong Efisiensi Operasional dan Keberlanjutan Industri |
|
|---|
| Pemkab Gresik Dampingi Korban Penipuan Rekrutmen ASN, Korban Bayar Sampai Rp 150 Juta |
|
|---|
| Ingin Jadi Pegawai Negeri, 9 Orang di Gresik Kena Tipu SK ASN Palsu dengan Harga Ratusan Juta |
|
|---|
| Pabrik Melamin Raksasa Senilai 600 Juta Dolar AS Dibangun di KEK JIIPE Gresik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/seni-instalasi-plastik-di-Gresik.jpg)