Dinas PU SDA Lamongan Kewalahan Basmi Eceng Gondok, Garpu Sendok Tak Mempan
Gulma air atau tumbuhan eceng gondok di sejumlah ruas anak sungai di Lamongan mulai rimbun menutup permukaan sungai.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Gulma air atau tumbuhan eceng gondok di sejumlah ruas anak sungai di Lamongan mulai rimbun menutup permukaan sungai.
Jurus sakti pembersihan sampah atau membasmi koloni eceng gondok, yaitu menggunakan Gerakan Perahu Untuk Sapu Eceng Gondon (Garpu Sendok) belum bisa menjawab sepenuhnya dengan masih tumbuh seburnya eceng gondok.
Eceng gondok terlihat tumbuh begitu cepat bersamaan dengan masuknya musim penghujan.
Pembersihan eceng gondok dengan Garpu Sendok yang setiap musim dilakukan belum bisa memberikan solusi menghilangkan tumbuhan pengganggu tersebut.
Sebuah Gerakan Perahu untuk Sapu Eceng Gondok (Garpu Sendok) tidak pernah menuntaskan hamparan eceng gondok yang menutup permukaan air di anak sungai seperti, Kali Blawi, Kali Mengkuli, dan Kali Dapur yang hilir pembuangannya ke Sudetan Kuro.
Dan dua lagi adalah Kali Corong dan Kali Malang. Termasuk Kali Panggang yang masuk ruas Kali Corong.
Musim penghujan tahun 2025 ini, masyarakat kembali dihadapkan bagaimana susahnya membasmi gulma air yang menjadi salah satu pemicu tersendatnya air di sejumlah anak sungai itu.
Perahu para petambak tidak leluasa melaju karena terhalang oleh tingginya eceng gondok.
Eceng gondok di sepanjang 40 kilometer di sejumlah anak sungai yang sebelumnya ditargetkan pembersihannya dengan Garpu Sendok juga tak membuahkan hasil maksimal.
Beberapa desa yang wilayahnya diintasi anak sungai terpaksa harus melakukan pembersihan secara mandiri, seperti yang dilakukan perangkat desa Desa Dlanggu, Kecamatan Deket.
Eceng gondok yang menutup permukaan anak Sungai Kaliotik ke utara dibasmi dengan menggunakan obat pembasmi rumput.
Perangkat Desa Dlanggu mengerahkan tiga orang pekerja untuk membasmi eceng gondok dengan menyemprotkan obat pembasmi rumput.
Kepala Dinas Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Lamongan, Gunadi mengatakan, pembersihan eceng gondok tiap tahun tetap dilakukan dengan Garpu Sendok.
"Musim ini sudah kita lakukan mulai awal Desember 2024 kemarin sampai sekarang berlangsung," kata Gunadi didampingi Kasi Ops Dinas PU SDA, Saikhu kepada SURYA, Selasa (14/1/2025).
Sasaran pembersihan eceng gondok pertama adalah di sepanjang aliran anak sungai di Priyoso Kecamatan Glagah hingga Wedeng Sukorejo sepanjang 8 kilometer.
Untuk target eceng gondok yang dibersihkan dengan Garpu Sendok sepanjang 27 kilometer. " Dan fokus kita di Kali Blawi sejauh 27 kilometer," kata Gunadi.
Dinas PU SDA mengerahkan 3 perahu pencacah, yakni 1 perahu milik Desa Pucangtelu, Kecamatan Kalitengah dan 2 unit perahu dari Dinas PU SDA.
Diakui, persoalan eceng gondok inu tidak pernah tuntas, karena perlakuannya hanya bisa dilakukan saat air mulai pasang dibarengi dengan tumbuhnya eceng gondok.
Pembersihan lewat Garpu Sendok silih berganti dilakukan dari hulu ke hilir begitu sebaliknya. Karena begitu cepatnya eceng gondok hidup dan tumbuh subur di permukaan air.
Pihaknya mengapresiasi pihak desa yang membantu membersihkan dengan cara swadaya.
Gunadi mengaku belum bisa menjangkau membersihkan eceng gondok di seluruh kawasan anak sungai yang ada.
BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS
| 3 Kemarahan Jusuf Kalla ke Rismon Sianipar Soal Tudingan Danai Kasus Ijazah Jokowi, Ogah Ketemu |
|
|---|
| Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, BP di Surabaya dan Daerah Lain, Ada yang Stabil |
|
|---|
| Rekap Hasil Lima Laga Hari Pertama Pro Futsal League 2025/2026 Seri Jakarta |
|
|---|
| Data Intelijen Sebut Iran Masih Kuat Lawan AS, Klaim Trump Soal Militer Melemah Cuma Omon-omon? |
|
|---|
| LavAni Juara Putaran Dua Proliga 2026, Tak Terkalahkan Sepanjang Babak Empat Besar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/di-aliran-anak-sungai-Kaliotik-secara-swadaya-Selasa-1412025.jpg)