Selasa, 5 Mei 2026

Amalan Islam

Niat Puasa Rajab Siang Hari, Lengkap Tata Caranya

Berikut bacaan niat puasa rajab pada pagi dan siang hari. Simak pula syarat dan tata caranya

Tayang:
Penulis: Arum Puspita | Editor: Musahadah
Canva
Ilustrasi - Puasa Rajab 

 

SURYA.CO.ID - Membaca niat puasa merupakan syarat sah mengerjakan puasa.

Membaca niat puasa sunnah bisa dibaca pada pagi dan siang hari. 

Berikut bacaan niat puasa rajab pada pagi dan siang hari.

Niat Puasa Rajab

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shouma hazal yaumi ‘an ada-i sunnati rojaba lillahi ta‘ala.

Artinya, “Aku berniat puasa sunah Rajab hari ini karena Allah Ta’ala.”

Niat Puasa Rajab Siang Hari

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnati Rajaba lillâhi ta‘âlâ.

Artinya, “Aku berniat puasa sunah Rajab hari ini karena Allah SWT.”

Syarat dan Tata Caranya

Umat Muslim boleh membaca niat puasa sunnah di waktu siang hari, dengan syarat sampai dengan waktu membaca niat, belum sama sekali melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Di antarabya makan, minum, berhubungan suami istri, merokok, dan lainnya.

Baca juga: Keistimewaan Bulan Rajab, Gus Baha: Pintu Rahmat Allah Terbuka Lebih Luas

Adapun dalil dan hadist tentang hukum membaca niat puasa sunnah di waktu siang adalah sebagai berikut:

“Dari Aisyah, ummul mukminin RA, ia bercerita, ‘Suatu hari Nabi Muhammad SAW menemuiku. Ia berkata, ‘Apakah kamu memiliki sesuatu (yang dapat kumakan)?’ Kami jawab, ‘Tidak.’ ‘Kalau begitu aku puasa saja,’ kata Nabi. Tetapi pada hari lain, Rasul pernah menemui kami. Kami katakan kepadanya, ‘Ya rasul, kami memiliki hais, makanan terbuat dari kurma dan tepung, yang dihadiahkan oleh orang.’ ‘Perlihatkan kepadaku meski aku sejak pagi berpuasa,’ kata Nabi. Ia lalu memakannya,’” (HR Muslim).

Keutamaan Puasa Rajab

Rajab adalah bulan ke-7 dalam penanggalan Hijriyah atau penanggalan Islam.

Bulan Rajab adalah bulan mulia dan dihormati (QS. At Taubah: 36) karena satu dari bulan haram selain Muharaam, Dzulqa'dah, Dzulhijjah.

Di Bulan Rajab, juga terjadi Isra Mi'raj, perjalanan Nabi Muhammad SAW ke sidratul muntaha untuk bertemu Allah SWT. Di sana juga Rasulullah mendapatkan shalat lima waktu.

Oleh karena bulan yang dihormati itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan dan meninggalkan perbuatan dosa.

===

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Whatsapp Channel Harian Surya. Melalui Channel Whatsapp ini, Harian Surya akan mengirimkan rekomendasi bacaan menarik Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Persebaya dari seluruh daerah di Jawa Timur.  

Klik di sini untuk untuk bergabung 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved