Persebaya Surabaya
Bos Persebaya Surabaya Azrul Ananda Ternyata Dukung Keputusan Erick Thohir Pecat STY, Ini Alasannya
Bos Persebaya Surabaya, Azrul Ananda ternyata dukung keputusan Erick Thohir pecat STY dari kursi pelatih Timnas Indonesia, ini alasannya.
Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Abdullah Faqih
SURYA.co.id, - Bos Persebaya Surabaya, Azrul Ananda ternyata dukung keputusan Erick Thohir pecat STY dari kursi pelatih Timnas Indonesia, ini alasannya.
Seperti diketahui, Ketua Umum PSSI Erick Thohir telah memutus kontrak kerja sama dengan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Senin (6/1) lalu.
Posisi STY akhirnya digantikan oleh Patrick Kluivert, legenda Timnas Belanda.
Keputusan pemecatan Shin Tae-yong menghebohkan netizen Indonesia melihat pencapaian yang diraih oleh pelatih asal Korea Selatan itu.
Bahkan banyak fan sepak bola Indonesia kecewa dengan keputusan ini, bahkan sempat muncul tagar #KluivertOut di media sosial.
Terkait fenomena ini, CEO Persebaya Azrul Ananda justru memberikan pandangannya yang berbeda.

Azrul menilai bahwa langkah PSSI untuk mengganti Shin Tae-yong merupakan bagian dari upaya memperbaiki komunikasi tim, terutama dengan pemain diaspora yang kini menjadi fokus besar dalam strategi pengembangan Timnas Indonesia.
Baca juga: Dime Dimov Bicara Target Musim Pertamanya Bersama Persebaya
Baca juga: Jelang Lawan Persebaya Surabaya, PSS Sleman Datangkan Striker Asal Brasil, Vico Duarte
"Saya bisa memahami pola berpikir Ketua Umum PSSI, Bang Erick, dan saya memiliki kemiripan pola pikir," ujar Azrul seperti dilansir SURYA.co.id dari BolaSport.com
"Dengan investasi yang begitu besar untuk mengumpulkan pemain diaspora, tentu kita membutuhkan pelatih yang bisa berkomunikasi lebih direct," lanjutnya.
Patrick Kluivert, yang memiliki pengalaman di kancah sepak bola internasional dan kedekatan dengan pemain diaspora Eropa, dinilai mampu memenuhi kebutuhan ini.
Selain mendukung keputusan PSSI, Azrul mengimbau masyarakat untuk segera move on dan mendukung penuh program-program baru di bawah kepemimpinan Kluivert.
"Kita semua harus segera move on, dan semoga sepak bola kita akan terus move up," ucap Azrul.
Ia juga menekankan pentingnya terus percaya pada PSSI dan perkembangan positif sepak bola Indonesia, terutama di era yang ia sebut sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah federasi.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.