Kamis, 21 Mei 2026

Libur Tahun Baru 2025, Arus Lalu Lintas JLS Kecamatan Watulimo Trenggalek Ramai Lancar

Arus lalu lintas JLS lot 6 Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, terpantau ramai lancar dalam momen libur Tahun Baru 2025

Tayang:
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Sofyan Arif Candra Sakti
Anggota Satlantas Polres Trenggalek mengatur lalu lintas di JLS Lot 6 Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK - Arus lalu lintas Jalur Lintas Selatan (JLS) lot 6 Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim), terpantau ramai lancar dalam momen libur Tahun Baru 2025, Rabu (1/1/2025).

Dari pantauan di lokasi, mayoritas kendaraan berasal dari arah Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, menuju Pantai Karanggongso, Pantai Simbaronce dan Pantai Mutiara.
 
Petugas telah melakukan rekayasa lalu lintas, dengan mengarahkan kendaraan untuk putar balik di sentra ikan asap bengkorok terlebih dahulu, sebelum masuk ke wilayah pantai.

Alasannya, adalah jalan masuk ke wilayah pantai yang terlalu berbelok tajam sehingga menyebabkan kemacetan.

"Pada libur tahun baru 2025 ini, arus lalu lintas di JLS berjalan lancar, kantong parkir di destinasi wisata memang lebih ramai, tapi belum penuh total," kata Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Agus Prayitno, Rabu.

Selain angka kunjungan yang tidak seramai tahun lalu, petugas juga menggunakan pembayaran tiket secara digital dan manual untuk mempercepat proses pembayaran.

"Tahun lalu sempat ada antrean kendaraan yang ingin masuk ke pantai hingga meluber ke jalan dan menyebabkan kemacetan, tapi alhamdulillah tahun ini bisa teratasi," lanjut AKP Agus Prayitn.

Rekayasa lalu lintas di JLS tersebut, akan diterapkan setidaknya hingga sore hari atau jam wisatawan pulang dari destinasi wisata.

Lebih lanjut, selain mengamankan arus lalu lintas di destinasi wisata, Satlantas Polres Trenggalek juga menempatkan personel di jalur-jalur ekstrem menuju destinasi wisata, salah satunya di jalur Kaligreng Desa Sumber, Kecamatan Watulimo.

"Kami tempatkan 9 personel baik sebelum maupun sesudah jalur ekstrem. Di situ kami imbau agar pengendara untuk lewat jalur bawah (jalur alternatif), karena kalau lihat Google Maps pasti dilewatkan sini (jalur ekstrem)," ucap Agus.

Ada banyak pengendara yang nekat lewat jalur tersebut, dengan alasan lebih cepat dan sudah berpengalaman lewat jalur tersebut.

"Sempat terjadi insiden rem blong, namun sudah diberikan pertolongan oleh personel," pungkasnya.

➢ IKUTI UPDATE BERITA MENARIK LAINNYA di GOOGLE NEWS SURYA.CO.ID

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved