Amalan Islam

Surat Al Ghasyiyah: Arab, Latin dan Artinya

Surat Al Ghasyiyah merupakan salah satu surat dalam juz 30. Kandungan surat ini menurut M Quraish Shihab bermakna tentang datangnya hari kiamat.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
Surabaya.tribunnews.com/Pipit Maulidiya
Surat Al Ghasyiyah 

SURYA.CO.ID - Surat Al Ghasyiyah merupakan salah satu surat dalam juz 30 atau juz Amma. 

Menurut urutan, Surat Ghasyiyah adalah surat ke-88 dalam kitab suci Al Qur'an yang terdiri dari 26 ayat. 

Surat ini diturunkan di Kota Mekkah, sehingga disebut dengan surat Makkiyah. 

Berikut bacaan surat Al Ghasyiyah, Arab, latin, dan terjemahannya: 

هَلْ اَتٰكَ حَدِيْثُ الْغَاشِيَةِۗ (١) 

hal atâkaḫhadîtsul-ghâsyiyah 

Artinya: Sudahkah sampai kepadamu berita tentang al-Gâsyiyah (hari Kiamat yang menutupi kesadaran manusia dengan kedahsyatannya)?


وُجُوْهٌ يَّوْمَئِذٍ خَاشِعَةٌۙ (٢) 

wujûhuy yauma'idzin khâsyi‘ah 

Artinya: Pada hari itu banyak wajah yang tertunduk hina


عَامِلَةٌ نَّاصِبَةٌۙ (٣) 

‘âmilatun nâshibah 

Artinya: (karena) berusaha keras (menghindari azab neraka) lagi kepayahan (karena dibelenggu).


تَصْلٰى نَارًا حَامِيَةًۙ (٤) 

tashlâ nâran hâmiyah 

Artinya: Mereka memasuki api (neraka) yang sangat panas.


تُسْقٰى مِنْ عَيْنٍ اٰنِيَةٍۗ (٥) 

tusqâ min ‘ainin âniyah 

Artinya: (Mereka) diberi minum dari sumber mata air yang sangat panas.


لَيْسَ لَهُمْ طَعَامٌ اِلَّا مِنْ ضَرِيْعٍۙ (٦) 

laisa lahum tha‘âmun illâ min dlarî‘ 

Artinya: Tidak ada makanan bagi mereka selain dari pohon yang berduri, 

لَّا يُسْمِنُ وَلَا يُغْنِيْ مِنْ جُوْعٍۗ (٧) 

lâ yusminu wa lâ yughnî min jû‘ 

Artinya: yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.


وُجُوْهٌ يَّوْمَئِذٍ نَّاعِمَةٌۙ (٨) 

wujûhuy yauma'idzin nâ‘imah 

Artinya: Pada hari itu banyak (pula) wajah yang berseri-seri,


لِّسَعْيِهَا رَاضِيَةٌۙ (٩) 

lisa‘yihâ râdliyah 

Artinya: merasa puas karena usahanya.


فِيْ جَنَّةٍ عَالِيَةٍۙ (١٠) 

fî jannatin ‘âliyah 

Artinya: (Mereka) dalam surga yang tinggi.


لَّا تَسْمَعُ فِيْهَا لَاغِيَةًۗ (١١) 

lâ tasma‘u fîhâ lâghiyah 

Artinya: Di sana kamu tidak mendengar (perkataan) yang tidak berguna.


فِيْهَا عَيْنٌ جَارِيَةٌۘ (١٢) 

fîhâ ‘ainun jâriyah 

Artinya: Di sana ada mata air yang mengalir.


فِيْهَا سُرُرٌ مَّرْفُوْعَةٌۙ (١٣) 

fîhâ sururum marfû‘ah 

Artinya: Di sana ada (pula) dipan-dipan yang ditinggikan,


وَّاَكْوَابٌ مَّوْضُوْعَةٌۙ (١٤) 

wa akwâbum maudlû‘ah 

Artinya: gelas-gelas yang tersedia (di dekatnya),


وَّنَمَارِقُ مَصْفُوْفَةٌۙ (١٥) 

wa namâriqu mashfûfah 

Artinya: bantal-bantal sandaran yang tersusun,


وَّزَرَابِيُّ مَبْثُوْثَةٌۗ (١٦) 

wa zarâbiyyu mabtsûtsah 

Artinya: dan permadani-permadani yang terhampar.


اَفَلَا يَنْظُرُوْنَ اِلَى الْاِبِلِ كَيْفَ خُلِقَتْۗ (١٧) 

a fa lâ yandhurûna ilal-ibili kaifa khuliqat 

Artinya: Tidakkah mereka memperhatikan unta, bagaimana ia diciptakan?


وَاِلَى السَّمَاۤءِ كَيْفَ رُفِعَتْۗ (١٨) 

wa ilas-samâ'i kaifa rufi‘at 

Artinya: Bagaimana langit ditinggikan?


وَاِلَى الْجِبَالِ كَيْفَ نُصِبَتْۗ (١٩) 

wa ilal-jibâli kaifa nushibat 

Artinya: Bagaimana gunung-gunung ditegakkan?


وَاِلَى الْاَرْضِ كَيْفَ سُطِحَتْۗ (٢٠) 

wa ilal-ardli kaifa suthiḫhat 

Artinya: Bagaimana pula bumi dihamparkan?


فَذَكِّرْۗ اِنَّمَآ اَنْتَ مُذَكِّرٌۙ (٢١) 

fa dzakkir, innamâ anta mudzakkir 

Artinya: Maka, berilah peringatan karena sesungguhnya engkau (Nabi Muhammad) hanyalah pemberi peringatan.


لَّسْتَ عَلَيْهِمْ بِمُصَيْطِرٍۙ (٢٢) 

lasta ‘alaihim bimushaithir 

Artinya: Engkau bukanlah orang yang berkuasa atas mereka.


اِلَّا مَنْ تَوَلّٰى وَكَفَرَۙ (٢٣) 

illâ man tawallâ wa kafar 

Artinya: Akan tetapi, orang yang berpaling dan kufur,


فَيُعَذِّبُهُ اللّٰهُ الْعَذَابَ الْاَكْبَرَۗ (٢٤) 

fa yu‘adzdzibuhullâhul-‘adzâbal-akbar 

Artinya: Allah akan mengazabnya dengan azab yang paling besar.


اِنَّ اِلَيْنَآ اِيَابَهُمْ (٢٥) 

inna ilainâ iyâbahum 

Artinya: Sesungguhnya kepada Kamilah mereka kembali.


ثُمَّ اِنَّ عَلَيْنَا حِسَابَهُمْ (٢٦) 

tsumma inna ‘alainâ hisâbahum 

Artinya: Kemudian, sesungguhnya Kamilah yang berhak melakukan hisab (perhitungan) atas mereka. 

Makna Surat Al Ghasyiyah 

Menurut M Quraish Shihab dalam Tafsir Al Mishbah, makna yang terkandung dalam Surat Al Ghasyiyah adalah tentang datangnya hari kiamat, yaitu hari pembalasan dan ganjaran bagi umat manusia. 

Dalam surat ini juga mengadung kecaman terhadap orang-orang tidak mengambil pelajaran dari ayat-ayat Allah SWT. 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved