Sabtu, 11 April 2026

Santri Tewas Dianiaya di Gresik

BREAKING NEWS - Santri di Gresik Tewas, Diduga Dikepruk Batu Bata di Dalam Pondok Pesantren

Santri di wilayah Kecamatan Kedamean Gresik ditemukan meninggal dunia. Diduga korban dipukul menggunakan batu bata.

|
Penulis: Willy Abraham | Editor: irwan sy
ist
Polisi saat memasang garis polisi di lokasi tewasnya santri Kedamean Gresik. 

SURYA.co.id | GRESIK - Santri di wilayah Kecamatan Kedamean Gresik ditemukan meninggal dunia.

Santri berinisial AKH berusia 17 tahun tersebut diduga menjadi korban penganiayaan di dalam pondok pesantren.

Diduga korban dipukul menggunakan batu bata oleh santri yang merupakan adik tingkatnya, yakni HMD berusia 15 tahun.

Diketahui peristiwa nahas itu terjadi pada Kamis (31/10/2024) tengah malam.

Bermula sekitar 21.00 WIB, korban AKH yang merupakan pengasuh atau pengurus ponpes mengetahui terduga pelaku HMD keluar pondok bersama tujuh temannya tanpa izin.

Setelah tahu ada santri yang keluar pondok, AKH mencari keberadaan mereka.

Saat dilakukan pencarian, beberapa santri pulang atau balik ke pondok.

Namun dua santri termasuk HMD tak kunjung pulang.

Kemudian sekitar pukul 00:00 WIB Jumat (1/11/2024), pelaku HMD balik ke pondok dan melihat rekan-rekannya yang tadi keluar pondok bersama sudah menerima hukuman, namun diduga HMD tidak terima.

Terduga pelaku masuk ke kawasan pondok sambil berkata ingin menantang korban AKH yang saat itu sedang tidur di lantai dua pondok.

Mengetahui korban AKH sedang berada di kamar lantai dua, kemudian pelaku HMD mencari korban dengan membawa batu bata ringan menghampiri korban yang saat itu sedang tertidur pulas di dalam kamar dengan tidur terlentang.

Nahasnya, terduga pelaku HMD langsung memukul kepala korban menggunakan bata ringan hingga korban meninggal dunia.

Seusai melakukan penganiayaan, HMD pulang ke rumahnya dengan berjalan kaki.

AKH telah dimakamkan di desa setempat asalnya.

Korban sudah dimakamkan oleh pihak keluarga korban kemarin Sabtu (2/11/2024) di area pemakaman umum, Kecamatan Kedamean, Gresik.

Kasus penganiayaan berujung meninggal dunia saat ini ditangani pihak kepolisian.

"(Terduga pelaku) sudah diamankan," singkat Kanit PPA Satreskrim Polres Gresik Ipda Hepi Muslih Reza, Minggu (3/11/2024).

Disinggung mengenai motif penganiayaan berujung meninggal dunia tersebut, Hepi menyebut pihaknya masih melakukan pendalaman, termasuk memeriksa terduga pelaku dan para saksi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved