Minggu, 12 April 2026

Kabar Artis

Bunga Zainal Syok dan Menangis Kehilangan Uang Rp 15 Miliar

Pemain sinetron dan film televisi (FTV) Bunga Zainal mengaku ditipu temannya berinisial CD dan SFS. CD dan SFS yang diduga menipu

Editor: Fatkhul Alami
Tribunnews.com
Pemain sinetron dan film televisi (FTV) Bunga Zainal mengaku ditipu temannya berinisial CD dan SFS. CD dan SFS yang diduga menipu 

SURYA.co.id - Pemain sinetron dan film televisi (FTV) Bunga Zainal mengaku ditipu temannya berinisial CD dan SFS. CD dan SFS yang diduga menipu Bunga Zainal itu adalah pasangan suami dan istri yang diketahui tinggal di Bali.

Akibat tindak penipuan berkedok investasi itu Bunga Zainal kehilangan uang Rp 15 miliar. "Saya jadi korban dugaan tindakan pidana penipuan yang diduga dilakukan teman dekat saya yang sudah saya anggap seperti saudara sendiri," kata Bunga Zainal di Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (29/8).

Kerugian yang dialami itu adalah modal gabungan antara uang Bunga Zainal dan Sukhdev Singh, suaminya. Bunga Zainal sudah melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya pada 22 Agustus 2024. "Polisi cepat merespons laporan saya," ucap Bunga Zainal sambil menangis.

Bunga Zainal bertemu CD dan SFS di Bali pada tahun 2020, hingga kemudian berteman baik dan menjalin bisnis bersama. Bunga Zainal dan Sukhdev Singh sering bertemu dan nongkrong bareng CD dan SFS setiap kali ada di Bali.

"Kedekatan intens ini dimanfaatkan terlapor untuk mengajak saya berinvestasi pada proyek pengadaan dan saya setuju hingga mengirimkan modal bertahap dari tahun 2022 hingga 2024," ucap Bunga Zainal.

Bunga Zainal sempat menerima pembayaran profit dari CD dan SFS. Terlapor lalu menawarkan investasi proyek pengadaan dengan modal yang sangat besar dan dilakukan secara bertahap pada Bunga Zainal. "Saya semakin yakin apalagi purchase pengadaan barang tersebut adalah purchase order Kopernik, salah satu yayasan terbesar di Bali," ucap Bunga Zainal.

"Saya kirimkan uang investasi ke terlapor dengan jumlah keseluruhan mencapai Rp 6,2 miliar secara bertahap," lanjutnya.

Sukhdev Singh juga tertarik dan ikut investasi tersebut dengan menaruh uang Rp 6,5 miliar. Namun, Bunga Zainal mulai curiga setelah CD dan SFS membayarkan profit kepadanya tidak sesuai kesepakatan pada Mei 2024.  "Terlapor juga sering menunda pembayaran profit dengan segala alasan, dan pada Juli 2024 itu profit tidak dibayarkan terlapor sepenuhnya ke saya," ucap Bunga Zainal.

Bersamaan dengan itu, Bunga Zainal dikejutkan munculnya banyak korban yang juga merasa ditipu CD dan SFS. "Purchase order Kopernik yang ditawarkan terlapor ke saya itu diduga kuat palsu," ujar Bunga Zainal menangis. "Saya syok karena uang untuk investasi itu uang yang saya kumpulkan untuk masa depan anak-anak saya," lanjutnya. (wartakotalive.com)

Sumber: Surya Cetak
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved