Sabtu, 2 Mei 2026

Remaja Surabaya Dikejar Pemotor

BREAKING NEWS Remaja Surabaya Dikejar Gerombolan Pemotor dan Tabrak Tiang, Begini Kondisinya

Korban ATS pertama kali mendapatkan penanganan medis di RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) Surabaya, setelah diantar saksi warga sekitar.

Tayang:
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Titis Jati Permata
Polsek Lakarsantri Surabaya
Dokumentasi foto motor korban saat dibawa ke Mapolsek Lakarsantri 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Empat hari koma selama dirawat di rumah sakit (RS), pemuda asal Sememi, Benowo, Surabaya, berinisial ATS (20) sejak Minggu (11/8/2024) akhirnya menghembuskan nafas terakhir, pada Kamis (14/8/2024).

Informasinya, ia mengalami luka parah pada bagian organ yang terbilang vital, setelah motor Yamaha Mio J yang dikemudikannya menabrak tiang di kawasan Ruko Taman Puspa Raya, Made, Sambikerep, Surabaya.

Diduga, korban ATS terpaksa menggeber kencang motornya, lalu terjatuh menabrak tiang hingga mendera luka parah tersebut, karena dikejar-kejar gerombolan remaja bermotor.

Diketahui, korban ATS pertama kali mendapatkan penanganan medis di RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) Surabaya, setelah diantar saksi warga sekitar.

Selama diperiksa, ternyata Korban ATS mengalami luka pada bagian kepala. Yakni luka pada pelipis kiri, mulut, rahang, dan memar pada kepala sisi belakang.

Namun karena luka pada kepala korban menghendaki dilakukan operasi bedah syaraf dan RS BDH belum bisa melakukan penanganan tersebut, dan akhirnya korban dirujuk RSUD dr Soewandhie Surabaya.

"Pukul 04.58 WIB pagi, pasien dinyatakan meninggal dunia di RS Soewandhie. Dirawat di Soewandhie 3 harian," ujar paman korban berinisial AH saat ditemui awak media di kediamannya, Jumat (16/8/2024). 

Kronologi kejadian naas itu, bermula saat korban ATS bersama tiga orang temannya baru saja pulang dari nongkrong di warung kopi (Warkop).

Korban ATS berboncengan motor dengan seorang temannya berinisial DD. Sedangkan dua orang teman lainnya, berinisial DN dan RD berboncengan dengan motor lain. 

Saat melintasi jalanan sekitar Ruko Taman Puspa Raya, Made, Sambikerep, Surabaya, entah apa pemicunya, mereka dikejar oleh gerombolan remaja bermotor. 

Diperkirakan jumlah gerombolan remaja itu, berjumlah sekitar sembilan orang yang berboncengan tiga motor; per motor ditumpangi tiga orang. 

Mungkin karena panik atas situasi tersebut, Korban ATS yang membonceng DD mulai menggeber kencang motornya untuk kabur menyelamatkan diri. 

Begitu juga dengan temannya DD yang membonceng RD. Namun, keduanya lebih dulu berhasil kabur menyelamatkan diri, dan terlepas dari intaian para gerombolan tersebut. 

Sehingga, tinggal Korban ATS dan DD yang menjadi sasaran pengejaran gerombolan remaja tersebut. 

Di tengah pengejaran tersebut, Motor Yamaha Mio J yang dikemudikan Korban ATS membonceng DD malah menabrak tiang di kawasan jalan tersebut. 

Akibatnya, Korban ATS mengalami luka parah pada tubuh bagian atas terutama kepala. Sedangkan, temannya DD, mengalami luka patah tulang tangan kiri. 

Paman Korban AH tidak mengetahui pasti, apakah ponakannya itu, sempat menjadi sasaran pengeroyokan tatkala terjatuh. 

Namun, setahu dia, barang berharga milik Korban ATS masih utuh, seperti ponsel, dompet dan motor.

"Barang-barangnya ATS gak ada hilang. Ponsel, dompet, selamat semua. Yang diambil itu ponselnya DD, mengakunya begitu," jelasnya. 

Ia tak mengetahui pasti apakah setelah jatuh itu kedua korban apakah sempat dikeroyok atau tidak.

Sementara itu, barang bawaannya berupa dompet dan ponsel masih ada.

"DD mengalami patah tulang tangan kiri. Saya sendiri tidak tau motifnya apa. Kami pasrah kepada (penyelidikan) Polisi, nanti biar penyidik yang menindaklanjuti," pungkasnya.

Sementera itu, Kapolsek Lakarsantri Polrestabes Surabaya Kompol M Akhyar mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus itu, sehingga belum dirinya dapat memaparkan banyak informasi terkait kejadian tersebut. 

"(Penyebab luka korban) kecelakaan. Mohon waktu masih penyelidikan," ujar mantan Kasi Humas Polrestabes Surabaya itu saat dihubungi, Jumat (16/8/2024). 

BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved