Selasa, 21 April 2026

SURYA Kampus

Untag Surabaya Ikut Kuatkan Keamanan Informasi Perguruan Tinggi dengan Cara Ini

Untag Surabaya turut berkolaborasi dengan perguruan tinggi lain untuk menguatkan keamanan informasi perguruan tinggi.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/sulvi sofiana
Perwakilan berbagai perguruan tinggi dalam Workshop Rancangan Pengelolaan Sistem Monitoring Keamanan Informasi Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya memiliki perhatian khusus dalam keamanan siber.

Melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemendikbudristek, Untag Surabaya turut berkolaborasi dengan perguruan tinggi lain untuk menguatkan keamanan informasi perguruan tinggi.

Supangat PhD ITIL COBIT CLA CISA, Direktur Direktorat Sistem Informasi (DSI) Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya, mewakili Untag Surabaya menghadiri Workshop Rancangan Pengelolaan Sistem Monitoring Keamanan Informasi Perguruan Tinggi yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Workshop yang berlangsung pada 21 – 23 Juli 2024 di Aloft South Jakarta Selatan ini dihadiri 44 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia, termasuk Untag Surabaya.

Dalam workshop ini, materi yang dipaparkan oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemendikbudristek mengangkat topik ‘Penguatan Sistem Keamanan Informasi: Sistem Monitoring Keamanan Informasi Pada Perguruan Tinggi’.

Bertanggung jawab dalam pengelolaan keamanan informasi di Untag Surabaya, Supangat menyampaikan pentingnya pertemuan ini dalam upaya mengimplementasikan sistem pemerintahan berbasis elektronik di sektor pendidikan yang kini menghadapi tantangan besar dalam menjaga keamanan informasi.

“Kami sangat menyadari betapa pentingnya keamanan informasi dalam era digital ini. Melalui workshop ini, kami berharap dapat memperkuat sistem keamanan informasi di perguruan tinggi dan melindungi data serta privasi seluruh civitas akademika,” ujarnya, Selasa (23/7/2024).

Pertemuan ini, dikatakannya, menjadi momentum penting bagi perguruan tinggi di Indonesia untuk bersinergi dalam memperkuat sistem keamanan informasi dan menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks.

“Kolaborasi antara perguruan tinggi sangat krusial untuk membangun sistem keamanan yang lebih solid. Dengan adanya pertukaran informasi dan pengalaman, kita bisa lebih siap menghadapi ancaman siber,” pungkasnya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved