Berita Olahraga
Muaythai Jatim Proyeksi PON 2024 Asah Teknik dan Mental Tarung di Thailand
Atlet Muaythai Indonesia (MI) Jawa Timur proyeksi PON 2024 di Sumatera Utara dan DI Aceh terus dimatangkan
SURYA.co.id | SURABAYA - Atlet Muaythai Indonesia (MI) Jawa Timur proyeksi PON 2024 di Sumatera Utara dan DI Aceh terus dimatangkan. Mereka dikirim ke Thailand guna mengasak teknik dan mental bertarung jelang PON.
Ketua MI Jatim Baso Juherman menerangkan, atlet muaythai yang dipersiapkan tampil di PON 2024 itu dikirim ke Thaliand selama satu bulan. Mereka bakal digembleng dalam pemusatan latihan (TC) di Bangkok.
Baso menjelaskan, tujuan mengirim atlet muaythai Jatim proyeksi PON 2024 ke Thailand supaya para atlet mendapat tambahan ilmu teknik dan mental tanding selama di Bangkok.
"Saya kira tinggal sparing (latih tanding) dan teknik saja karena kekuatan fisiknya mereka mulai Januari sudah dilatih di sini (Surabaya) kemudian mungkin pengalaman tanding kemudian cari sparing yang di atasnya," sebut Baso Juherman, Rabu (26/6/2024).
Baso menegaskan, dipilihnya Thailand sebagai tempat TC para atlet muaythai Jatim karena supaya kemampuan dan mental tandingnya terbentuk. Sehingga saat turun di PON 2024 sudah siap dan meraih prestasi maksimal.
"Supaya kalau tanding dengan anak-anak yang ada di Indonesia tentu bisa lebih di atas atlet-atlet Jatim," terang Baso.
Baso menuturkan, Thailand merupakan tempat yang pas untuk menggembleng atlet muaythai Jatim. Nanti para atlet akan belajar dan memperdalam teknik dan suasana tanding selama di Bangkok.
"Teman-teman dari kelas seni sudah di sana dan sudah menghubungi beberapa camp, kemungkinan akan ada dua sampai tiga camp yang akan kami datangi untuk mengetahui pola latihan dari masing-masing tempat," terang Baso.
Setiap camp di Bangkok, Baso menilai mempunyai kemampuan pembinaan yang berbeda-beda dalam melatih atlet-atlet Muaythai.
"Misalnya ada yang lebih dominan elbow, knee dan ada juga yang tendangan, macam-macam di sana mungkin ada dua tiga camp yang teman-teman bisa datangi," terangnya.
Harapannya, dengan TC selama sebulan yang dimulai sejak 9 Juni hingga Juli, kata dia, teknik dan mental bertanding para atlet Jatim akan lebih terasah.
"Di sana supaya terbiasa karena anak-anak yang tidak terbiasa tanding juga bisa demam panggung meskipun fisiknya bagus. Jadi saya kira mental itu yang harus ditingkatkan di sana supaya mereka bisa lebih baik," ujar Baso.
Pada PON 2024 di DI Aceh dan Sumut nanti, muaythai Jatim bakal mengikuti 20 nomor dari 22 kelas yang ditandingkan, yaitu empat kelas seni dan 16 kelas laga.
Baso cukup optimistis Jatim bisa menjadi juara umum muaythai PON 2024. Saingan terberat akan datang dari atlet-atlet Jawa Barat.
| Henky Irawan Beber 5 Program Prioritas Usai Terpilih Ketua Umum FPTI Jatim |
|
|---|
| 161 Atlet dan Pelatih SEA Games 2025 Asal Jatim Digerojok Bonus |
|
|---|
| Ali Kuncoro Siap Bawa Woodball Jatim Bersaing di Level Nasional dan Internasional |
|
|---|
| Arderio Hukom Ingin Berlari Jauh Bawa Prestasi Olahraga Surabaya |
|
|---|
| Jatim Juara Mini Football Linus 2025 di Surabaya, Supik Tiyono Bangga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Muaythai-Jatim-digembleng-di-Thailand-jelang-PON-2024.jpg)