Ibadah Haji 2024
ibadah Haji 2024, Mayoritas Jemaah Indonesia Pilih Nafar Awal, Tenda di Mina Sudah Sepi
Para jemaah sudah bergeser kembali ke hotelnya masing-masing di Makkah untuk persiapan melakukan Towaf Ifadhoh.
Penulis: M Taufik | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, MAKKAH - Tenda-tenda di Mina mulai sepi sejak Rabu (19/6/2024) kemarin.
Para jemaah sudah bergeser kembali ke hotelnya masing-masing di Makkah untuk persiapan melakukan Towaf Ifadhoh.
Para jemaah yang sudah meninggalkan Mina itu adalah mereka yang melaksanakan Nafar Awal.
Sehingga telah meninggalkan Mina setelah melaksanakan ibadah lontar jumrah sejak 10 Dzulhijjah sampai 12 Dzulhijjah 1445 Hijriah.
Karena ditinggal penghuninya, tenda-tenda di Mina pun sepi. Bahkan sejak dinihari sudah banyak tenda jamaah sudah tidak berpenghuni.
Di jalanan hanya ada beberapa rombongan jamaah, baik yang baru datang dari Jamarat maupun yang baru akan berangkat.
Para petugas haji pun juga sudah mulai sedikit yang terlihat bertugas melayani jamaah.
Di tenda Posko Kesehatan Misi Haji 2 Mina, petugas kesehatan juga sudah mulai bergeser lagi ke Kota Makkah.
Sama halnya di Posko Misi Hajib1 Mina. Di sini juga hanya terdapat beberapa petugas yang berajaga.
Mereka tampak sedang melaksanakan sholat Subuh. Ada juga yang rebahan melepas lelah setelah semalaman melayani jamaah.
Kepala Daker Makkah, Khalilurrahman mengatakan, tenda-tenda mulai sepi karena sebanyak 77 persen jamaah haji Indonesia melaksanakan Nafar Awal, yaitu meninggalkan Mina setelah mabit dua malam untuk kembali ke hotelnya masing-masing di Makkah.
"Yang Nafar Awal tahun ini berdasarkan data seksi bimbingan ibadah Daker Makkah 77 persen. Artinya sebagian besar jemaah Indonesia," ujar Khalil.
Sementara jamaah yang mengambil Nafar Tsani atau mabit tiga malam di Mina masih berada di tenda-tenda.
Menurut Khalil, jamaah yang masih berada di Mina tinggal 23 persen dan akan didorong ke hotel masing-masing pada Rabu (19/6/2024) pagi ini.
Terkait dengan teknis pengangkutan jamaah haji dari Mina, ketua Kelompok Terbang (Kloter) berkoordinasi dengan pihak maktab.
Pemberangkatan jamaah dari Mina ke hotel dilakukan mulai pukul 07.00 Waktu Arab Saudi (WAS).
"Ketua kloter berkordinasi dengan pihak maktab untuk penjadwalan dan penyediaan bus angkutan jamaah, lalu pihak maktab menyediakan bus sejumlah jamaah yang Nafar Awal atau Tsani. Pengangkutan dimulai jam 7.00 WAS sampai 14.00 WAS," kata Khalil.
Salah satu jamaah haji asal Lampung, Bambang mengaku memilih Nafar Tsani lantaran mempertimbangan kepadatan jamaah yang kembali ke Makkah.
"Kemarin kita berunding sama ketua kloter, kita memilih Nafar Tsani karena untuk menghindari kepadatan jamaah yang Nafar Awal itu," jawabnya saat ditemui usai melaksanakan lontar jumrah.
BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS
| Suasana Haru Warnai Pemberangkatan 4 Kloter CJH Bojonegoro ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya |
|
|---|
| Rakernas Evaluasi Ibadah Haji 2024, Menag Minta Bahas Enam Upaya Peningkatan Kualitas Haji |
|
|---|
| Masih Ada 2 Jamaah Haji Tulungagung Tertinggal di Tanah Suci Karena Sakit |
|
|---|
| 10 Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Tak Bisa Pulang karena Dirawat, Begini Kondisinya |
|
|---|
| Kondisi Mulai Pulih, Satu Jamaah Haji Asal Jombang yang Tertinggal di Mekkah Kembali ke Tanah Air |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Jemaah-haji-Indonesia-saat-meninggalkan-Mina.jpg)