Senin, 13 April 2026

Ibadah Haji 2024

Cuaca Siang di Mina Capai 45 Derajat Celcius, Banyak Jemaah Pilih Lontar Jumrah Dinihari

Rombongan jemaah dari beberapa arah datang berbondong-bondong untuk melontar jumrah. 

Penulis: M Taufik | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/m taufik
Jemaah Haji saat berada di kawasan Jamarot, Selasa (18/6/2024) dini hari. 

SURYA.CO.ID, MAKKAH - Kepadatan di sekitar Jamarot langsung berasa begitu melewati tengah malam. Rombongan jemaah dari beberapa arah datang berbondong-bondong untuk melontar jumrah. 

Mereka memilih waktu dinihari untuk menjaga fisik. “Kalau siang panas banget. Makanya kami pilih dinihari saja,” kata Wasinih, jemaah asal Indramayu saat di Jamarot, Selasa (18/6/2024) dinihari. 

Tiga kali lontar jumroh selama tiga hari belakangan, dia bersama keluarga dan teman-temannya mengaku selalu memilih dinihari. 

“Fisik saya tidak sekuat yang muda-muda. Makanya pilih malam. Dan kami juga selalu lantai tiga (tempat lontar jumrah) karena di sini lebih landai dibanding yang bawah,” lanjutnya. 

Selain Wanisih dan rekan-rekannya, banyak rombongan lain memilih dinihari. Alasannya hampir sama, karena menghindari cuaca panas saat siang yang mencapai kisaran 45 derajat celcius. 

Hal itu juga yang disampaikan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kepada jemaah haji Indonesia untuk tidak melontar jumrah sebelum pukul 16.00 atau empat sore.

"Merujuk pada imbauan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, kami meminta jemaah untuk tidak melontar jumrah sebelum pukul 16.00 waktu Arab Saudi," kata Staf Khusus Kemenag bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo. 

Imbauan ini dikeluarkan mengingat suhu yang tinggi serta untuk menghindari tekanan panas bagi jemaah.

“Di Mina saat ini suhunya mencapai 45 derajat. Ini harus jadi perhatian para jemaah untuk menghindari heatstroke," ungkap Wibowo.

Karenanya, Kementerian Haji mencegah seluruh jemaah meninggalkan Jembatan Jamarat untuk jumroh pada pukul 11.00 hingga 16.00 WAS. 

Bahkan Kementerian Haji juga menugaskan keamanan di tenda-tenda untuk mencegah jemaah berangkat sebelum pukul 16.00.

Pintu-pintu maktab ditutup, dikunci dan dibuka kembali setelah pukul 16.00 WAS.

BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved