Kamis, 30 April 2026

Ibadah haji 2024

Beda Sehari Hari Idul Adha di Indonesia dan Arab Saudi, Kapan Mulai Puasa Arafah?

Pemerintah Indonesia sendiri menetapkan tanggal 1 Dzulhijjah 1445 Hijriah jatuh pada Sabtu (8/6/2024)

Tayang:
Penulis: Wiwit Purwanto | Editor: Wiwit Purwanto
Surabaya.tribunnews.com
Idul Adha 2024 

SURYA.CO.ID – Perayaan Hari Raya Idul Adha 1445 H terdapat perbedaan waktu Hari Raya Idul Adha antara Indonesia dan Arab Saudi pada 2024 ini.

Pemerintah Indonesia sendiri menetapkan tanggal 1 Dzulhijjah 1445 Hijriah jatuh pada Sabtu (8/6/2024).

Dengan begitu, maka Hari Raya Idul Adha jatuh pada Senin (17/6/2024).

Sementara Pemerintah Arab Saudi menetapkan Hari Raya Idul Adha jatuh pada Minggu (16/6/2024).

Mengenai perbedaan waktu tersebut, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemeterian Agama (Kemenag), Kamaruddin Amin, mengatakan hal tersebut sudah sering kali terjadi.

Alasannya, karena terjadi perbedaan zona waktu antara Indonesia dengan Arab Saudi.

"Beda zona, beda waktu masuknya magrib kan beda kan dilakukan rukyah itu pada saat itu kan, beda itu biasa, karena beda zona jauh sekali perbedaan kita jadi hal yang seringkali terjadi," ujar Kamaruddin di Kantor Kemenag, Jakarta, Jumat (7/6/2024).

Baca juga: Hasil Sidang Isbat Idul Adha 2024: 1 Dzulhijjah 1445 H Jatuh pada Besok 8 Juni

Lalu, bagaimana pelaksanaan Puasa Arafah?

Untuk pelaksanaan Puasa Arafah, Kamaruddin mengatakan, umat Islam tetap mengikuti ketetapan masing-masing negara.

Perbedaan dalam pelaksanaan puasa Arafah ini, menurutnya merupakan hal yang sangat biasa terjadi

"Yang disana mengikuti di sana, orang yang di Saudi mengikuti keputusan Saudi. Di sini kita mengikuti keputusan sini karena tidak ada hukum global."

"Enggak bisa karena perbedaan, bumi, rotasi bulan yang tidak memungkinkan bisa sama," kata Kamaruddin.

Perbedaan ini, menurut Kamaruddin, dapat terjadi hampir setiap tahun.

Hal tersebut, menurut Kamaruddin, bukanlah suatu masalah karena memang terdapat perbedaan tempat.

"Enggak masalah karena beda memang tempat, biasa itu hampir setiap tahun biasa sekali terjadi," pungkasnya.

Senada dengan pendapat Kamaruddin, Wakil Menteri Agama, Saiful Rahmat Dasuki, juga menyebutkan perbedaan itu tidak jadi masalah.

"Itu bagian dari sebuah proses gak jadi masalah dan kita tetap pada kriteria MABIMS dan sudah disepakati bahwa tidak hal yang menjadi masalah utama," tutur Saiful di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Jumat.

"Salah satunya kondisi alam yang berbeda, wilayah kita berbeda itu, Elongasi dan lain- lain," kata Saiful.

Jadwal Puasa Arafah di Indonesia 

Jadwal puasa Arafah di Indonesia diketahui jatuh pada 16 Juni 2024 atau 9 Dzulhijjah.

Umat Islam pun dianjurkan melakukan puasa sunah tersebut menjelang Hari Raya Idul Adha.

Berikut jadwal lengkap puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah, dikutip dari babel.kemenag.go.id:

Tanggal 1 Dzulhijjah (8 Juni 2024)

Allah mengampuni Nabi Adam AS di Arafah, maka yang berpuasa di hari itu akan diampuni dosa-dosanya.

Tanggal 2 Dzulhijjah (9 Juni 2024)

Allah mengabulkan doa Nabi Yunus AS dan mengeluarkannya dari perut ikan nun, maka orang yang berpuasa di hari itu sama seperti beribadah dan berpuasa satu tahun tanpa maksiat.

Tanggal 3 Dzulhijjah (10 Juni 2024)

Allah SWT mengabulkan doa Nabi Zakariya AS, maka orang yang berpuasa di hari itu akan dikabulkan doanya.

Tanggal 4 Dzulhijjah (11 Juni 2024)

Nabi Isa AS dilahirkan, maka orang yang berpuasa di hari itu akan dihilangkan kesusahan dan dikumpulkan bersama orang mulia di hari kiamat.

Tanggal 5 Dzulhijjah (12 Juni 2024)

Nabi Musa AS dilahirkan dan dimuliakan munajatnya, maka orang yang berpuasa di hari itu akan terlepas dari sifat munafik dan siksa kubur.

Tanggal 6 Dzulhijjah (13 Juni 2024)

Allah membukakan pintu kebaikan semua nabi, maka orang yang berpuasa di hari itu akan dipandang Allah dengan penuh rahmat dan kasih sayang.

Tanggal 7 Dzulhijjah (14 Juni 2024)

Pintu neraka jahanam dikunci dan tidak akan dibuka sebelum berakhir pada 10 Dzulhijjah, maka orang yang berpuasa di hari itu akan dihindarkan dari 30 pintu kemelaratan dan kesukaran dan dibukakan 30 pintu kemudahan untuknya.

Tanggal 8 Dzulhijjah (Tarwiyah - 15 Juni 2024)

keistimewaan puasa Tarwiyah adalah menghapus dosa yang dibuat tahun lalu.

Tanggal 9 Dzulhijjah (Arafah - 16 Juni 2024)

Khusus untuk Puasa Arafah, keutamannya adalah mendatangkan kemuliaan bagi yang menjalankannya, antara lain:

  • Allah akan memberi keberkahan pada kehidupannya.
  • Bertambah harta.
  • Dijamin kehidupan rumah tangganya.
  • Dibersihkan dirinya dari segala dosa dan kesalahan yang telah lalu.
  • Dilipatgandakan amal dan ibadahnya.
  • Dimudahkan kematiannya.
  • Diterangi kuburnya selama di alam Barzah.
  • Diberatkan timbangan amal baiknya di Padang Mahsyar.
  • Diselamatkan dari kejatuhan kedudukan di dunia, serta dinaikkan martabatnya di sisi Allah SWT.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved