Doa Setelah Baca Surat Al Kahfi Teks Arab, Latin dan Artinya
Untuk menyempurnakan bacaan Surat Al Kahfi, dianjurkan untuk membaca doa. Berikut bacaannya dalam teks arab, latin dan artinya.
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
SURYA.co.id - Selain Surat Yasin, umat Islam juga dianjurkan membaca Surat Al Kahfi dan doanya pada Malam Jumat.
Surat Al Kahfi adalah surat ke-18 di dalam Al-Qur’an, surat ini terdiri dari 110 ayat. Secara bahasa, Al Kahfi memiliki arti penghuni-penghuni gua.
Untuk menyempurnakan bacaan Surat Al Kahfi, dianjurkan untuk membaca doa.
Bagaimana teks doa setelah baca Surat Al Kahfi?
Mengutip buku Fikih Ibadah Madzhab Syafi'i oleh Syaikh DR. Alauddin Za'tari, membaca Surat Al Kahfi pada Malam Jumat didasarkan pada hadits Abu Said Al-Khudri dari Nabi Saw, sesungguhnya beliau bersabda:
مَنْ قَرَأَ سُوْرَةَ الكَهْفِ فَي يَوْمِ الْجُمُعَةِ، أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الجُمُعَتَيْنِ .
"Barangsiapa membaca Surat Al Kahfi pada hari Jumat, niscaya ia akan mendapatkan penerangan cahaya antara dua Jumat." (Sunan Al-Baihaqi Al-Kubro, Bab yang Diperintahkan Pada Malam Jumat, (6209), III/429. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Al-Hakim (II/399, nomor 3392), Katanya, isnad hadits ini shahih).
Ustadz Abdul Somad menyampaikan, maksud "cahaya" dalam hadis tersebut dapat menjadi penyelamat bagi umat Islam.
"Siapa yang membaca Surat Al Kahfi, Hari Jumat, pagi Jumat, siang Jumat, petang Jumat, Allah berikan cahaya antara dua Jumat ini ke Jumat muka. Kita bukan melihat karena mata, kita melihat karena cahaya. Kalau tak ada cahaya hilang semuanya naudzubillah andai matahari tak terbit besok, tenggelam alam semesta, hilang. Maka kita bisa menengok mana lurus, mana bengkok, mana yang batil, karena ada cahaya. Kalau ingin dapat cahaya sampai Jumat depan baca surat Al Kahfi, sebelum shalat. Salah satu keutamaan, bagaimana kita bisa membedakan dajjal, baca surat Al Kahfi Malam Jumat," jelas Ustadz Abdul Somad dalam ceramahnya.
Video ceramah Ustadz Abdul Somad
Doa Setelah Membaca Al Kahfi
Teks doa setelah baca Surat Al Kahfi disusun oleh Habib Abubakar al- Adni bin Ali al-Masyhur.
Di dalam doa tersebut, bermakna permohonan kepada Allah Swt agar diberikan iman Islam, dijauhkan dari fitnah yang menyesatkan, disembuhkan dari sakit, serta diberikan kebaikan-kebaikan yang diridhai Allah Swt.
Mengutip laman Nahdlatul Ulama, bacaan doa setelah baca Surat Al Kahfi adalah:
اللَّهُمَّ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، وَالْمَوَاهِبِ الْعِظَامِ، وَخَالِقِ الْحَلَالِ وَالْحَرَامِ، وَالْمُوَفِّقِ مَنْ يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِ إِلَى أَسْبَابِ وَمُوْجِبَاتِ الْإِلْتِرَامِ. نَسْأَلُكَ اللَّهُمَّ أَنْ تُحْيِيَنَا عَلَى الْإِسْلَامِ وَتُيْتَنَا عَلَى الْإِيْمَانِ وَتُرَقِّيَنَا بَيْنَهُمَا فِي مَرَاتِبِ الْإِحْسَانِ وَالْإِيْقَانِ وَالْعِرْفَانِ يَا كَرِيمُ يَا مَنَّانُ
وَإِذَا أَرَدْتَ مِنْ عِبَادِكَ فِتْنَةً فَاقْبِضْنَا إِلَيْكَ غَيْرَ مَفْتُونِينَ، وَلَا الضَّالِّينَ، وَلَا مُضِلَّينَ، بِمَنِكَ وَكَرَمِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
وَإِذَا أَرَدْتَ مِنْ عِبَادِكَ فِتْنَةً فَاقْبِضْنَا إِلَيْكَ غَيْرَ مَفْتُونِيْنَ، وَلَا الضَّالِيْنَ، وَلَا مُضِلَّيْنَ، بِمَتِكَ وَكَرَمِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
اللَّهُمَّ اعْصِمْنَا بِفَضْلِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ، وَمِنْ سُوْءِ الْأَعْمَالِ وَفَسَادِ الْأَحْوَالِ، وَفُضُوْلِ الْأَقْوَالِ، وَاهْدِنَا لِمَا يُرْضِيْكَ عَنَّا فِي كُلِّ حَالٍ، وَاخْتِمَ أَعْمَارَنَا بِالْحُسْنٰى فِي خَيْرٍ وَعَافِيَةٍ وَسَلَامَةٍ يَا ذَا الْجَلَالِ
وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى الِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Allâhumma yâ dzal jalâli wal ikrâm wal mawâhibil ‘idhâm wa khâliqil halâli wal harâm wal muwaffiqi man yasyâ-u min ‘ibâdihi ilâ asbâb wa mûjibâtil iltizâm. Nas-aluka- llâhumma an tuḥyîyanâ ‘alal islâm wa tumîtanâ ‘alal îmâni wa turaqqiyanâ bainahumâ fî marâtibil iḥsâni wal îqâni wal ‘irfâni yâ karîmu yâ mannânu
Allâhumma-hfadhnâ min kulli fitnatin mudhillatin wa-syfinâ min kulli saqamin wa ‘illatin wa-ghfir lanâ kulla ma’shiyatin wa zallatin, watsabbitnâ ‘alal haqqi wal millati waj’al lanâ mudzakkiran wa mu’înan min ‘ibâdikal adillah.
Wa idzâ aradta min ‘ibâdika fitnatan faqbidinâ ilaika ghaira maftûnîn(a), wa ladl-dlâllîn(a), wa lâ mudlillîn(a), bi mannika wa karamika yâ arḥamar râhimîn(a).
Allâhumma’shimnâ bi fadl-lika min fitnatil masîḥid dajjâli, wa min sû-il a’mâlil wa fasâdil aḥwâli wa fudlûlil aḥwâli wa fudlûlil aqwâli, wahdinâ limâ yurdlîka ‘annâ fî kulli hâlin, wakhtim a’mâranâ bil husnâ fî khairin wa ‘âfiyatin wa salâmatin yâ dzal jalâli.
Wa shalallahu ‘alâ sayyidinâ wa nabiyyinâ muḥammadin wa ‘alâ âlihi wa shaḥbihi wa sallam wal ḥamdu lillâhi rabbil ‘âlamîn(a).
Artinya: "Ya Allah, Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan, yang memiliki segala pemberian yang besar, menciptakan halal dan haram, yang menunjukkan jalan kepada hamba-hamba yang dikehendaki-Nya untuk melakukan sebab-sebab dan kewajiban-kewajiban. Kami memohon kepada-Mu, ya Allah, agar Engkau mengaruniakan kami hidup di atas ajaran Islam, mencabut nyawa kami dalam kondisi menetapi iman, dan menaikkan taraf kehidupan kami di antara Islam dan Iman pada tingkat kebaikan, keyakinan, pengetahuan, wahai Dzat yang Mahamulia, wahai Dzat yang Maha Menganugerahi."
"Ya Allah, jagalah kami dari segala fitnah (cobaan) yang menyesatkan. Sembuhkan kami dari sakit dan penyakit. Ampuni kami dari segala maksiat dan keteledoran kami. Teguhkan hati dan pendirian kami di atas jalan kebenaran dan agama. Jadikan kami hamba yang senantiasa mengingat-Mu dan hamba yang gemar menolong, yakni menjadi bagian dari golongan hamba-Mu yang menunjukkan jalan kebaikan."
"Apabila Engkau menghendaki fitnah (cobaan) terjadi pada hamba-hamba-Mu maka selamatkanlah kami dalam keadaan tidak terkena fitnah itu, tidak tersesat, juga tidak menyesatkan, dengan karunia-Mu dan kedermawanan-Mu, wahai Dzat yang Maha Penyayang di antara semua para penyayang."
"Ya Allah, jagalah kami dengan karunia-Mu dari fitnah Dajjal, serta dari buruknya perbuatan, rusaknya keadaan, dan berlebihannya perkataan. Berilah kami petunjuk untuk melakukan perbuatan yang Engkau ridhai dalam setiap keadaan. Sudahilah umur-umur kami dengan indah dalam kebaikan, kesehatan, dan keselamatan, wahai Dzat pemilik keagungan."
"Semoga Allah limpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad, juga kepada keluarga dan para sahabatnya. Segala puji bagi Allah penguasa segala keberadaan."
| Bacaan Surat Yasin Malam Jumat: Teks Arab, Latin, Terjemahan, dan Keutamaannya |
|
|---|
| 5 Surat Al-Qur’an yang Dianjurkan Dibaca di Malam Jumat dan Keutamaannya |
|
|---|
| Doa Yasin dan Tahlil Lengkap Teks Arab, Latin dan Artinya |
|
|---|
| Bacaan Yasin dan Tahlil Malam Jumat Lengkap Arab, Latin, dan Artinya |
|
|---|
| Yasin dan Tahlil Kamis Malam Jumat dalam Teks Arab Latin Serta Artinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Doa-Setelah-Baca-Surat-Al-Kahfi-Arab-Latin-dan-Artinya.jpg)