Kamis, 16 April 2026

SURYA Kampus

'Smart Bra' Pemantau Kanker Payudara dari Mahasiswa Unair Raih Emas di Education Competition 2024

Tim mahasiswa Unair Surabaya berhasil meraih medali emas pada lomba essay di Education Competition 2024

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: irwan sy
ist
Tim mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya berhasil meraih medali emas pada lomba essay di Education Competition 2024 yang digelar EDUHUB bekerja sama dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Tim mahasiswa Unair ini membuat essay berjudul 'Smart Bra Berbasis Microwave dan Sensor Tekstil Terpolarisasi sebagai Sistem Pemantauan Kanker Payudara Sejak Dini'. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tim mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya berhasil meraih medali emas pada lomba essay di Education Competition 2024 yang digelar EDUHUB bekerja sama dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Tim mahasiswa Unair ini membuat essay berjudul 'Smart Bra Berbasis Microwave dan Sensor Tekstil Terpolarisasi sebagai Sistem Pemantauan Kanker Payudara Sejak Dini'.

Dengan inovasi yang dibuat oleh Andini Ariani Carolina dan Firman Maulana Barokah dari Fakultas Perikanan dan Kelautan, Aufar Mahran Alleani dari Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin serta Lourencia Yoan Angelica dan M. Rofiqi Azmi dari Fakultas Farmasi, ini bisa mendeteksi kanker payudara dengan cepat. 

“Apalagi angka kanker payudara di Indonesia sendiri cukup tinggi. Sementara masih minimnya deteksi kanker payudara sedini mungkin, sehingga para penderita kanker payudara baru mengetahuinya setelah memasuki stadium lanjut,” terang Lourencia.

Uniknya Smart Bra ini terdapat sensor dan terintegrasi dengan pakaian.

Inovasi ini akan memudahkan para pengguna dan menjadi angin segar bagi masyarakat.

Bagaimana tidak, inovasi ini dapat memaksimalkan deteksi kanker payudara sejak dini, sehingga nantinya penanganan dapat segera dilakukan.

“Inovasi ini menjadi terobosan baru, yang dapat memaksimalkan pendeteksian kanker payudara sejak dini. Harapannya, kasus kanker payudara dapat berkurang dan tindakan lanjutan bagi penderita dapat segera terlaksana,” jelasnya.

Lourencia mengungkapkan dalam menyusun essay agar menarik, menurut mereka hal yang paling penting adalah ide yang ada dapat bermanfaat kepada masyarakat.

“Menyusun ide suatu permasalahan dengan menarik dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Selain itu essay harus memiliki kesan futuristik,” papar Lourencia.

Biasanya mahasiswa akan kesulitan dalam menentukan topik essay.

Namun tim ini ternyata memiliki tips khusus untuk mengatasinya.

 “Lakukan riset awal untuk mencari inspirasi dan mempersempit pilihan topik. Buatlah daftar pertanyaan untuk membantu fokus serta merumuskan gagasan utara,” ujar Lourencia.

Selain timnya, pada kejuaraan yang sama Unair meraih penghargaan sebagai juara umum.

Ada 13 tim kontingen dari Unair berhasil memborong total 17 penghargaan pada kejuaraan ini.

Tercatat Unair meraih dua medali emas, enam medali perak, dan empat medali perunggu.

Tak hanya itu saja Unair juga meraih penghargaan lain seperti juara 2 essay nasional, best paper essay subtema kesehatan, best poster essay subtema industri kreatif, best poster essay subtema kesehatan, dan juara harapan 2 business plan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved