Lifestyle
Ternyata Kopi Dan Teh Tidak Boleh Diminum Bersamaan, Bisa Akibatkan Ini
Minum kopi dan teh secara bersamaan bisa menyebabkan gangguan tidur dan masalah pencernaan yang justru mengganggu aktivitas seharian Anda.
SURYA.CO.ID - Minum kopi atau teh bisa bermanfaat dalam meredakan ngantuk dan meningkatkan ketajaman. Namun keduanya ternyata tidak boleh diminum bersamaan.
Dilansir Kompas.Com, minum kopi dan teh secara bersamaan bisa menyebabkan gangguan tidur dan masalah pencernaan yang justru mengganggu aktivitas seharian Anda.
Simak penjelasan berikut untuk mengetahui lebih lanjut alasan kenapa kopi dan teh tidak boleh diminum bersamaan.
Kenapa kopi dan teh tidak boleh diminum bersamaan?
Baca juga: 6 Manfaat Minum Kopi Hitam Setiap Hari, Cegah Kanker Hingga Menurunkan Berat Badan
Bagi sebagian orang, minum kopi dan teh secara bersamaan mungkin terasa nikmat. Terlebih, akhir-akhir ini muncul menu minuman yang memadukan keduanya.
Namun, minum kopi dan teh secara bersamaan ternyata kurang dianjurkan karena kafein yang terkandung pada kedua minuman tersebut bisa memicu berbagai gangguan kesehatan.
Berikut beberapa efek minum kopi dan teh secara bersamaan yang perlu Anda pahami:
1. Mengakibatkan susah tidur
Kafein pada kopi dan teh dapat mengganggu produksi melatonin atau hormon yang memberi sinyal tidur pada otak.
Itu sebabnya, kafein dapat meredakan ngantuk dan membuat seseorang lebihi fokus.
Namun, tingginya kadar kafein akibat minum teh dan kopi bersamaan justru membuat Anda susah tidur atau tidak mendapatkan fase tidur yang berkualitas.
Akibatnya, tubuh akan kelelahan pada keesokan harinya.
2. Menyebabkan gangguan pencernaan
Gangguan pencernaan seperti mual, mulas, dan sakit perut juga termasuk efek minum kopi dan teh bersamaan.
Efek ini akan semakin terasa jika teh dan kopi dikonsumsi dalam jumlah berlebihan dan saat belum makan.
3. Memicu kenaikan asam lambung
Kandungan kafein pada teh dan kopi bisa memicu refluks atau kenaikan asam lambung.
Kafein dapat mengendurkan sfingter atau otot pemisah kerongkongan dengan lambung. Saat sfingter kendur, cairan atau isi lambung dapat mengalir kembali ke kerongkongan.
Kondisi tersebut mengakibatkan nyeri ulu hati, rasa pahit dan asam di mulut, kesulitan menelan, dan tenggorokan terasa perih.
4. Memicu dehidrasi
Kafein pada kopi dan teh bisa memicu dehidrasi karena meningkatkan frekuensi urine.
Itu sebabnya, sebagian orang akan sering buang air kecil setelah minum teh atau kopi. Mengonsumsi keduanya sekaligus bisa membuat seseorang semakin sering buang air kecil. Jika tidak diimbangi dengan minum air putih untuk mengganti cairan yang hilang, seseorang berisiko mengalami dehidrasi.
5. Melemahkan otot kandung kemih
Kafein juga mengakibatkan otot kandung kemih melemah sehingga tidak mampu menahan terlalu banyak cairan urine di dalamnya.
Hal ini menimbulkan Anda semakin sering buang air kecil sehingga menganggu pekerjaan atau aktivitas lain dan membuat susah tidur di malam hari.
Itulah penjelasan kenapa kopi dan teh tidak boleh diminum bersamaan. Ketimbang minum kopi bersama teh, sebaiknya Anda selalu menyiapkan air putih setiap mengonsumsi minuman berkafein agar cairan tubuh tetap terjaga.
Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui batas konsumsi teh atau kopi yang aman bagi kesehatan.
| Teknologi Multi-Layer Jadi Solusi Atasi Penuaan Dini Perempuan Modern |
|
|---|
| Tren Grooming Pria, Raditya Dika dan Aldi Taher Bahas Perawatan Praktis |
|
|---|
| Intip Venue Pernikahan Baru di Surabaya, Legacy Ballroom Bisa Tampung 1.000 Tamu |
|
|---|
| Berburu Barang Branded di Surabaya, Fashion Forth Buka Toko Konsep Drive-Thru |
|
|---|
| Cara Mencuci Higienis Dengan Inovasi Mesin Cuci Berbasis AI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Kedai-Peti-Kopi-di-Jalan-Nyai-Ageng-Arem-Arem-Gresik.jpg)