Arti Silaturahmi dan Keutamaannya dalam Islam
silaturahmi mempunyai arti menjalin hubungan kasih sayang, baik dengan kerabat maupun orang lain.
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.CO.ID - Sering mendengar kata silaturahmi, apa sebenarnya arti silaturahmi dalam Islam?
Di Bulan Syawal khususnya pada perayaan Idul Fitri, umat Islam di Indonesia biasa pulang ke kampung halaman untuk silaturahmi dengan orangtua dan saudara.
Momen silaturahmi biasa diisi dengan jamuan makanan dan minuman atau hanya sekedar berbincang-bincang.
Sementara menurut bahasa, silaturahmi adalah gabungan dari dua kata, yaitu shilah dan ar-rahim/ar-rahmi. Kata shilah berasal dari washala, yashilu, washlan, wa shilatan yang berarti hubungan atau menghubungkan. Sedangkan ar-rahim berarti kerabat yang masih ada pertalian darah. Ar-rahim juga berarti rahmah yaitu lembut, penuh cinta, dan kasih sayang. Jadi, secara bahasa silaturahmi maknanya adalah menghubungkan tali kekerabatan atau menghubungkan rasa kasih sayang.
Jika dua makna tersebut digabungkan, silaturahmi mempunyai arti menjalin hubungan kasih sayang, baik dengan kerabat maupun orang lain.
Berikut beberapa pengertian silaturahmi menurut pandangan tokoh Islam:
Imam an-Nawawi mengartikan silaturahmi dengan berbuat baik kepada kerabat sesuai dengan kondisi orang yang menyambung dan disambung; bisa dengan harta, kadang dengan bantuan, kadang dengan berkunjung, mengucap salam dan sebagainya.
Sementara Abu Thayyib mengartikan silaturahmi sebagai ungkapan berbuat baik kepada kerabat, orang yang memiliki hubungan nasab dan perkawinan.
Keutamaan Silaturahmi
Silaturahmi adalah salah satu amalan sunnah dan disebutkan dalam hadist memiliki keutamaan istimewa.
Rasulullah SAW bersabda,
"Sembahlah Allah, janganlah berbuat syirik pada-Nya, dirikanlah salat, tunaikanlah zakat, dan jalinlah tali silaturahmi (dengan orangtua dan kerabat)." (HR. Bukhari)
Diriwayatkan al-Bukhari, Muslim dan lainnya bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ، وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ، فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
Artinya: Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan ditangguhkan ajalnya (dipanjangkan umurnya), hendaklah ia bersilaturahim.
Imam an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa yang dimaksud dilapangkan rezekinya adalah diluaskan dan dijadikan banyak hartanya, dan menurut pendapat yang lain, artinya adalah diberi keberkahan harta (meskipun secara lahiriah, harta tidak bertambah banyak)
silaturahmi
| Tradisi SilaturahmI, Siswa Kunjungi Guru Saat Halal Bihalal Lebaran |
|
|---|
| Info Jalur Mudik Lebaran Surabaya Madura, Jalur Poros Bangkalan Dipadati Arus Pemudik Lokal |
|
|---|
| 1.200 Tokoh NU Banyuwangi Silaturahmi Akbar: Tandang Bareng, Merajut Harmoni |
|
|---|
| Pesantren Tebuireng Gelar Silaturahmi Mustasyar dan Ketum PBNU, Panitia Tegaskan Bukan Agenda Islah |
|
|---|
| Khofifah Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Budaya Jatim–Sulteng Lewat Forum Silaturahim di Palu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/dari-buku-Keajaiban-Shalat-Sedekah-dan-Silaturahmi.jpg)