Mudik Lebaran 2024
Pembangunan Belum Selesai 100 Persen, JLS Tuban Bisa Dilalui Pemudik Lebaran 2024
Meski proyek pembangunannya belum rampung 100 persen, Jalan Lingkar Selatan (JLS) Tuban sudah bisa dilalui pemudik 2024 ini.
Penulis: Yusab Alfa Ziqin | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, TUBAN - Meski proyek pembangunannya belum rampung 100 persen, Jalan Lingkar Selatan (JLS) Tuban sudah bisa dilalui pemudik 2024 ini.
Hal itu diutarakan Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban Imam Isdarmawan.
"JLS Tuban secara situasional bisa dilintasi oleh pemudik 2024 ini," ujarnya saat dihubungi, Selasa (2/4/2024) siang.
Dalam arti, jelas Imam sapaannya, JLS Tuban dapat dilalui sebagai jalur alternatif pemudik 2024. Mengingat, JLS Tuban belum 100 jadi apalagi resmi beroperasi.
"Mendekati masa mudik 2024 ini, pengerjaan JLS Tuban juga terus dikebut oleh pihak berwenang," imbuh pejabat lulusan STTD Bekasi itu.
Baca juga: Puncak Arus Mudik Lebaran 2024 di Bojonegoro Diprediksi Terjadi Pada H-3 dan H-2
Betapapun jalan lingkar sepanjang sekitar 15 km itu nantinya belum jadi 100 persen saat musim mudik 2024, pihaknya akan tetap mengatensi jalan tersebut.
"Kami akan siapkan segenap hal yang diperlukan. Agar, pemudik yang memilih melintas JLS Tuban tetap nyaman dan aman dalam perjalanannya," tuturnya.
Untuk diketahui, JLS Tuban dibangun bertahap dan konkruen antara Pemkab Tuban dan pemerintah pusat pada 2019, 2021, serta saat ini.
Pada 2019, Pemkab Tuban membangun JLS Tuban sepanjang 12 km (hanya sisi selatan). Dana dikucurkan dalam proyek itu Rp 72 miliar.
Pada 2021 pemerintah pusat turun tangan.
Pada tahun tersebut, pembangunan JLS Tuban dimasukkan dalam proyek strategis nasional. Dana dikucurkan Rp 78 miliar.
Meski dana dikucurkan terbilang besar, JLS Tuban masih belum rampung. Pemerintah pusat hanya membangun JLS Tuban sisi utara sepanjang 8 km.
Pada akhir 2022, proyek pembangunan JLS Tuban dilanjutkan pemerintah pusat hingga kini.
Proyek itu multiyear 2022-2024. Dana dikucurkan Rp 103 miliar.
Dalam proyek pembangunan terbaru itu, targetnya adalah menyelesaikan JLS Tuban sepanjang kurang lebih 15 km di sisi utara dan selatan.
Ketika sudah tuntas terbangun, JLS Tuban akan jadi penyambung Jalan Raya Babat-Tuban dan Tuban-Semarang via selatan Perkotaan Tuban.
Arus lalu lintas di perkotaan Tuban pun akan lengang. Sebab, semua kendaraan besar lewat JLS Tuban. Tak lagi lewat perkotaan Tuban.
Kepadatan Penumpang di Terminal Arjosari Kota Malang Diprediksi Hingga Akhir April 2024 |
![]() |
---|
Volume Penumpang Masih Tinggi, KAI Daop 8 Surabaya Perpanjang Operasional KA Tambahan |
![]() |
---|
Penumpang Arus Balik Lebaran 2024 Masih Tinggi di Stasiun Malang dan Terminal Arjosari |
![]() |
---|
Polres Lamongan Wujudkan Mudik Lebaran Berkualitas, Angka Kecelakaan Turun 65 Persen |
![]() |
---|
180 Pemudik Tujuan Jakarta dan Banyuwangi Diberangkatkan dari Malang, Ada Kuis Berhadiah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.