Rabu, 8 April 2026

Berita Pasuruan

Literasi Digital Judi Kunci Sukses Terhindar dari Informasi Hoax dan SARA

Literasi Digital menjadi kunci penting agar masyarakat terhindar dari informai hoax, dan SARA.

Foto Istimewa Kemenkominfo
Seminar literasi digital yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Komunitas Merdeka Belajar Subulussalam, Aceh. 

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Literasi Digital menjadi kunci penting agar masyarakat terhindar dari informai hoax, dan SARA.

Hal itu menjadi pembahasan dalam seminar literasi digital yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Komunitas Merdeka Belajar Subulussalam, Aceh.

Sebagai informasi, kegiatan Seminar dengan tema “Stop!Hoax dan SARA Menjelang Pemilu, Serta Bijak dan Cerdas Jauhi Judi Online” merupakan rangkaian kegiatan program Indonesia Makin Cakap Digital (IMCD) yang diinisiasi Kemenkominfo dan sudah digelar di beberapa kota.

Ini adalah langkah konkret Kemenkominfo bersama anak - anak muda di Aceh untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya literasi digital dalam menghadapi tantangan zaman modern.

“Harapannya, kita bisa menambah wawasan terkait pentingnya literasi digital khususnya mengenai hoax, SARA, dan juga judi online. Setelah seminar ini, bapak ibu bisa lebih bijak dalam membaca berita agar tidak termakan hoax dan isu SARA,” kata Ahmad Sofian, Ketua Pelaksana dalam rilis yang diterima Kamis (1/2/2024).

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Subulussalam, Armand Nanda mengatakan, di zaman modern ini teknologi sudah semakin maju karena semua informasi bisa diakses dengan mudah dan cepat.

Maka, perlu sikap yang bijak agar tidak termakan informasi hoax ketika mengonsumsi berita.

“Handphone di bapak ibu itu adalah sarana yang sangat mudah untuk mendapatkan informasi. Bapak ibu harus bisa mengontrol, tidak semua berita langsung diteruskan ke orang lain, tapi harus disaring dahulu sebelum mau diteruskan ke orang lain dikarenakan bisa jadi berita tersebut adalah hoax,” ungkapnya.

Armand juga menambahkan, mendekati pemilu pasti banyak pemberitaan hoax dan juga isu SARA di media sosial.

Perlu berhati-hati dalam menyikapi pemberitaan di tahun pemilu ini agar tidak terprovokasi dengan isu-isu yang mengandung SARA dan hoax.

“Bapak ibu harus bisa menjaga diri agar tidak mudah terprovokasi dengan hoax dan isu SARA di tahun politik ini. Biasakan selalu mengecek kembali berita yang didapatkan dari sumber yang jelas dan tidak usah meladeni untuk orang-orang yang membawa isu SARA,” tutupnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved