Minggu, 3 Mei 2026

Persebaya Surabaya

Berita Persebaya Hari Ini Populer: Tuntutan Bonek Dikabulkan, Alasan Uston Usai Ditahan Persis

Berikut Berita Persebaya hari ini populer, tuntutan Bonek dikabulkan dan alasan Uston usai ditahan imbang Persis Solo.

Tayang:
Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Fatkhul Alami
SURYA/Khairul Amin
Manajer Persebaya, Yahya Alkatiri menghampiri Bonek di depan pintu keluar bus pemain area Stadion GBT usai hadapi Persija, Sabtu (9/12/2023). 

SURYA.co.id, - Berikut Berita Persebaya hari ini populer, tuntutan Bonek dikabulkan dan alasan Uston usai ditahan imbang Persis Solo.

Berita pertama hari ini ada tuntutan Bonek yang dikabulkan manajemen.

Tuntutan itu tak lain adalah agar Yahya Alkatiri mundur dari posisi manajer Persebaya.

Kemudian berita kedua ada alasan Uston Nawawi usai Persebaya ditahan imbang Persis Solo.

Berikut berita selengkapnya.

1. Tuntutan Bonek DIkabulkan 

Manajemen Persebaya Surabaya menjawab tuntunan Bonek untuk mengistirahatkan Manajer Yahya Alkatiri dari jabatannya.

Hal itu disampaikan Direktur Operasional Persebaya, Candra Wahyudi di hadapan massa aksi Bonek yang melakukan unjuk rasa di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (13/12/2023) malam seusai laga Persebaya Surabaya Vs Persis Solo.

Bonek kembali melakukan aksi unjuk rasa karena Persebaya hanya bermain imbang 1-1 atas tamunya Persis Solo. Melengkapi delapan laga terakhir puasa kemenangan.

"Kalau temen-temen perhatikan, hari ini tidak ada manajer Persebaya, Yahya Alkatiri di bench. Dan kami manajemen memastikan bahwa itu akan berlangsung sampai akhir musim. Terkait dengan tuntutan prestasi tim, kami semua juga menginginkan situasi periode negatif ini berakhir," kata Candra Wahyudi yang disampai sorak-sorai Bonek.

Pemain Persebaya Surabaya Kasim Botan dan pemain Persis Solo M Kanu (kanan) saling berebut bola pada laga di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Rabu (13/12/2023). Pada pertandingan Liga 1 musim 2023/2024 matchday ke-18 Persebaya Surabaya Vs Persis Solo ini skor berakhir imbang.
Pemain Persebaya Surabaya Kasim Botan dan pemain Persis Solo M Kanu (kanan) saling berebut bola pada laga di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Rabu (13/12/2023). Pada pertandingan Liga 1 musim 2023/2024 matchday ke-18 Persebaya Surabaya Vs Persis Solo ini skor berakhir imbang. (habibur rohman/surya.co.id)

Bonek memang menyuarakan manajer Persebaya Surabaya, Yahya Alkatiri untuk lengser dari jabatannya karena dinilai gagal meningkatkan prestasi tim.

Unjuk rasa menyuarakan Yahya Alkatiri mundur dari jabatannya tidak hanya kali ini saja, dua kesempatan sebelumnya Bonek juga sudah melakukan aksi unjuk rasa, di Kantor Marketing Persebaya dan di Stadion GBT pasca Persebaya menghadapi Persija (9/12/2023).

Setelah ditahan imbang Persis Solo, Persebaya sudah delapan laga terakhir puasa kemenangan, empat laga imbang, empat laga lainnya menelan kekalahan.

Hasil paling buruk sepanjang keikutsertaan Persebaya di Liga 1 sejak musim 2017.

"Masih ada 13 pertandingan, kami tidak bisa menghukum Persebaya hanya dari pertandingan ke 21. Karena itu kami minta tolong, kami di manajemen juga bekerja keras untuk segera mengakhiri situasi tidak ini. Saya juga sudah sampaikan ke beberapa temen, kalau nanti di akhir musim Persebaya tidak sesuai harapan suporter Persebaya/Bonek silahkan hukum Persebaya," jelasnya.

Persebaya memang sedang mengalami periode paling sulit.

Pergantian dua pelatih di musim ini tidak membawa dampak apa-apa pada prestasi tim.

Akibat tak kunjung menang delapan laga terakhir, saat ini Persebaya berada di peringkat 14 atau dua garis di zona degradasi dengan poin 24.

Bonek yang mendengar kabar mundurnya Yahya Alkatiri cukup puas.

Namun juga meminta agar Persebaya bisa memenangkan laga terdekat menghadapi Persikabo (17/12/2023).

"Pelatih, pemain digaji dan tidak pernah telat. Bonek membeli tiket, tapi apa yang disuguhkan untuk kawan-kawan Bonek, itu sangat menyedihkan," kata Capo Ipul di hadapan manajemen Persebaya. Saya harap manajemen, pelatih, pemain berjiwa sebagai pejuang, bukan pecundang. Pegang komitmen ini dan buktikan di laga selanjutnya lawan Persikabo," pungkasnya

2. Alasan Uston Nawawi Usai Ditahan Imbang

Persebaya Surabaya hanya bermain imbang 1-1 atas tamunya Persis Solo di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (13/12/2023) malam ini.

Pelatih karteker Persebaya Surabaya, Uston Nawawi, menyebut bahwa kegagalan timnya meraih kemenangan di laga ini akibat kurang beruntung.

Sebab, ada dua peluang emas Persebaya yang hanya membentur mistar gawang lawan.

Tendangan dari Paulo Henrique dan Wildan Ramdhani.

"Kami tidak beruntung, sepak bola tidak bisa dipisahkan dari itu. Di babak kedua dua kali kena tiang. Tapi saya tetap apresiasi pada para pemain yang sudah bekerja sangat keras hari ini. Persis juga menampilkan permainan baik," kata Uston Nawawi seusai laga.

Uston menolak hasil imbang kali ini akibat chemistry antar pemain lama dan baru yang didatangkan di putaran kedua belum terjalin.

Putaran kedua Liga 1 musim ini Persebaya mendatangkan sejumlah pemain baru, termasuk tiga pemain asing, Yan Victor, Paulo Henrique dan Robson Duarte.

"Chemistry gak ada masalah. Anak-anak bermain cukup bagus, terbukti kami banyak peluang," ungkap pelatih asal Sidoarjo itu.

Hasil imbang ini memperpanjang rentetan hasil minor Persebaya delapan laga terakhir puasa kemenangan, empat laga imbang, empat laga lainnya menelan kekalahan.

Hasil paling buruk sepanjang keikutsertaan Persebaya di Liga 1 sejak musim 2017.

"Kami sudah berusaha keras semua pemain, semuanya, kami belum diberi keberuntungan, tiga laga terakhir gak kalah tapi juga tidak menang. Mudah-mudahan ke depan terbuka jalannya, kami akan berusaha keras," tegas Uston.

Tantangan terdekat adalah saat menyambangi markas Persikabo, empat hari lagi, atau tepatnya Minggu (17/12/2023) mendatang.

"Gak ada persiapan khusus, karena kami tinggal besok recovery, terus lusa berangkat, Sabtu OT terus Minggu main, memang gak ada waktu. Mudah-mudahan para pemain tetap fit," pungkas Uston.

Sementara, pemain Persebaya, Kasim Botan meminta maaf pada Bonek dan Bonita karena kembali gagal meraih kemenangan.

"Mewakili temen-temen, minta maaf pada Bonek/Bonita dengan hasil hari ini, ke depan akan kerja lebih keras lagi," katanya penuh kepercayaan.

Hanya meraih tambahan satu poin, posisi Persebaya di klasemen sementara tidak ada ubahan, tetap di peringkat 14 atau dua garis di zona degradasi dengan poin 24.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved