Berita Viral

PERJUANGAN Driver Ojol Raih Gelar Sarjana Berbuah Manis, Nyicil Skripsi di Jalan Sambil Cari Orderan

Di sela-sela mencari orderan, driver ojol bernama Baskoro itu masih menyempatkan waktu guna mengerjakan skripsi.

Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas | Editor: Musahadah
Kolase Surya.co.id
Baskoro, driver ojol yang berhasil lulus sarjana. Selesaikan skripsi sambil cari orderan di jalan. 

SURYA.CO.ID - Perjuangan seorang driver ojol dalam meraih gelar sarjana berikut ini, patut diacungi jempol.

Di sela-sela mencari orderan, driver ojol bernama Baskoro itu masih menyempatkan waktu guna mengerjakan skripsi.

Alhasil, dia berhasil lulus setelah empat tahun kuliah tanpa membebani orang tua.

Kisah Baskoro seperti yang dia unggah dalam akun TikTok pribadinya, @baskorooo, belum lama ini.

Dalam unggahan itu, Baskoro memperlihatkan keseharian yang dia lakukan sembari menyelesaikan kuliah.

Dia juga memperlihatkan momen ketika dia mengikuti wisuda dan resmi menjadi seorang sarjana.

Baskoro, driver ojol yang berhasil lulus sarjana. Selesaikan skripsi sambil cari orderan di jalan.
Baskoro, driver ojol yang berhasil lulus sarjana. Selesaikan skripsi sambil cari orderan di jalan. (Kolase Surya.co.id)

Tak hanya membuat bahagia kedua orang tua, kabar Baskoro bisa meraih gelar sarjana juga dirayakna oleh rekan sesama driver ojol lainnya.

Melansir Tribun Style, pria yang bernama Baskoro ini bercerita bahwa dirinya harus kuliah sambil narik ojek online (ojol) untuk membiayai pendidikannya agar tak merepotkan orang tua.

"4 tahun kuliah sambil ngegrab, akhirnya yang gue tunggu-tunggu tiba juga," ungkapnya di awal video.

Dalam video yang dia unggah, dia juga memperlihatkan teman-temanya di ojek online ikut hadir dan mengawal dirinya ke tempat wisuda.

Terlihat pula Baskoro pun dibantu memakaikan baju toga oleh kedua orang tuanya.

"Akhirnya sampai ke titik ini. Empat tahun ngegrab buat biayain kuliah gue, akhirnya di wisuda juga, karena gue nggak mau beratin orangtua, jadi gue usahain bagi waktu kuliah sambil ngegrab," katanya.

Selain itu, dalam cuplikan video yang ia unggah tersebut terlihat ia pun sempat mengerjakan skripsi di pinggir jalan dengan jaket ojolnya.

Ia tampak menikmatinya, terlebih ia juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari pekerjaannya sebagai ojek online.

Kisah inspiratif dari Baskoro yang bisa membanggakan kedua orang tuanya dan teman-temannya tersebut membuat warganet membanjiri kolom komentar diunggahan TikTok @baskorooo.

Nampak warganet bangga dengan apa yang sudah diraih oleh Baskoro.

"Bang saya sangatt bangga sekaliii selamat wisuda yaa bang," tulis akun @aqua***

"yang wisuda mas bas yang terharu saya, happy graduation mas bas! sukses selalu," tulis akun @haw***

"Gini aja nangis gw njir, mass semangat yaa so proud of u!" tulis akun @emm***

"mas aku nangis lohh:( semua tukang ojek orang⊃2; hebat yaa," tulis akun @naa***

OB di Karawang Lulus Sarjana di Usia 54 Tahun

Adalah Nandang, yang berhasil menyelesaikan pendidikan jenjang sarjana Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Prodi PPKn UBP, di Universitas Buana Perjuangan (UBP), saat usianya 54 tahun. 

Baru-baru ini Nandang menjalani menjalani prosesii wisuda di Hotel Resinda, Sabtu (4/11/2023). 

Ia tampak mengenakan kemeja hitam dan atribut layaknya panitia wisuda lainnya.

Siapa sangka, di momen tersebut, Nandang juga menjadi wisudawan.

"Saya memilih jadi panitia, tidak ikut wisuda," ujar Nandang.

Nandang tak melontarkan alasan tak mengikuti prosesi wisuda.

Ia hanya berujar lebih ingin melayani.

Perjalanan dan semangat Nandang empat tahun kuliah patut dipuji.

Empat tahun lalu, saat usianya 50 tahun, Nandang memutuskan kuliah.

Kebetulan tawaran melanjutkan jenjang pendidikan tinggi datang dari kampus tempat ia bekerja.

"Saya OB (office boy). Saya kerja di sana juga berkuliah di sana," ujar Nandang.

Nandang bahkan merahasiakan dari istrinya. Ia mengaku ingin memberi kejutan jika telah lulus.

Namun, dua tahun kemudian istrinya curiga lantaran banyak mahasiswa yang mengirimi pesan.

"Istri saya nanya, ini siapa kok banyak WA. Saya akhirnya jujur," ujar dia.

Dia juga mengatakan saat itu kuliah dilakukan secara daring karena pandemi Covid-19, sehingga tak bisa mengelak kala istrinya mendapati dirinya membuka laptop untuk mengikuti perkuliahan.

Adapun, niatnya berkuliah agar memotivasi anak- anaknya. Ia ingin anak - anaknya mau berkuliah dan mengejar cita-citanya.

Di samping itu, Nandang juga ingin mengejar jenjang karir.

"Alhamdulillah anak saya mau berkuliah. Sekarang semester 3," ucapnya.

Nandang pun bersyukur, meski awalnya sempat tak memberitahu istrinya. Sang istri memberikan dukungan penuh.

Pun dua anaknya dan keluarganya.

Selama berkuliah sembari bekerja, Nandang pun harus berupaya ekstra. Tantangan demi tantangan pun ia jalani.

Setiap pagi, ia tiba di UBP pukul 05.30 WIB. Ia kemudian bekerja membersihkan ruangan dan lainnya.

"Saya ngambil kuliah sore hingga malam hari. Saya sesuaikan dengan pekerjaan," ujar dia.

Adapun pada pukul 23.00 WIB, ia baru kembali ke rumah untuk beristirahat dan mengerjakan tugas kuliah.

"Semua OB di UBP memang memang pulang jam 11 malam," ujarnya.

Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved