Rabu, 8 April 2026

Berita Situbondo

Kakek di Situbondo Ini Sembrono, Membakar Sampah Malah Menjalar ke Rumah Cucu

Bagaimana tidak, Busaha membakar sampah sisa pakan ternak di sebelah rumah yang berdekatan dengan rumah Lisna.

Penulis: Izi Hartono | Editor: Deddy Humana
surya/izi hartono
Pemilik rumah bersama orangtuanya menangis melihat rumahnya terbakar di Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, Rabu (6/12/2023). 

SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Kelalaian saat membakar sampah kembali menjadi penyebab kebakaran rumah. Kejadian kebakaran rumah milik Asniatul Lisna (26), warga Desa Tanjung Glugur, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, Rabu (5/12/2023) pagi, justru akibat kelalaian kakeknya sendiri, Busaha (80).

Bagaimana tidak, Busaha membakar sampah sisa pakan ternak di sebelah rumah yang berdekatan dengan rumah Lisna. Padahal jarak kedua rumah kurang dari 1 meter, dan sampah dibakar di dekat dinding rumah yang nyaris berdempetan.

Akibatnya, ketika pembakaran sampah selesai dan Busaha pergi, sisa api malah membesar lagi dan merembet ke rumah semi permanen milik Lisna sekitar pukul 8.45 WIB.

Kebakaran di rumah perempuan yang berstatus janda itu diketahui ibu kandungnya, Maisyaroh saat memasak dari dapurnya. Maisyaroh mengatakan, saat baru memasak dan makan di dapur, ia keluar rumah untuk istirahat. "Baru saja duduk, saya melihat api di dalam rumah anak saya sudah besar," kata Maisyaroh.

Ia menjelaskan, kebakaran rumah anaknya itu diduga berasal dari sisa tumpukan sampah yang dibakar oleh orangtuanya. "Bapak saya memang sering membakar sisa pakan ternak itu di samping rumah," katanya.

Dengan cepat istri Syamsuri ini mengambil air menggunakan ember untuk memadamkan kobaran api, sambil berteriak meminta pertolongan kepada warga. Dalam sekejap puluhan warga berdatangan ke lokasi kejadian dan berusaha memadamkan kobaran api.

Selanjutnya dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) datang untuk menjinakkan api. Tetapi sebagian rumah Lisna sudah hangus.

Sementara Busaha mengakui kesembronoannya karena ia sudah sering membakar sisa pakan ternak di samping rumah cucunya itu. Menurutnya, ia sellau berjaga setiap membakar sisa pakan ternak sampai api benar-benar apinya padam. "Tadi memang masih ada kepulan asap dan saya tinggal ke dalam rumah," kata Busaha.

Dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Mangaran, Bripka Muhammad Alif membenarkan kebakaran rumah warga tersebut. 

Menurutnya, kebakaran terjadi diduga saat kakek korban membakar sampah di samping rumah cucunya itu. "Kebakaran itu terjadi akibat kelalaian kakeknya, karena membakar terlalu dekat dengan diding rumah cucunya," kata Alif,

Meski demikian, polisi masih akan melakukan penyelidikan penyebab kebakaran rumah tersebut. "Dugaan sementara dari sampah yang dibakar itu," pungkasya. *****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved