Berita Gresik

Polres Gresik Cek Peralatan dan Kesiapan Personil Penanggulangan Bencana

Polres Gresik mengecek peralatan dan kesiapan personel untuk penanggulangan bencana hidrometeorologi di Kabupaten Gresik.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa Humas Polres Gresik
Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengecek peralatan di halaman Mapolres Gresik, Senin (4/12/2023). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Polres Gresik mengecek peralatan dan kesiapan personel untuk penanggulangan bencana hidrometeorologi di Kabupaten Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengecek langsung sejumlah alat kebencanaan di halaman Mapolres Gresik.

Dikatakannya, pengecekan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas serta mempersiapkan seluruh potensi baik sumber daya manusia.

Termasuk peralatan yang akan dipergunakan untuk mengantisipasi dalam rangka menghadapi bencana alam tahun 2023-2024 di wilayah Kabupaten Gresik.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022, di Jawa Timur, bencana banjir menduduki peringkat pertama sebanyak 45 persen atau 153 kejadian, selanjutnya puting beliung 26?n bencana tanah longsor sebanyak 12 % atau 56 kejadian.

Hal ini menunjukkan, sekitar 89 % total bencana di Jawa Timur didominasi oleh bencana hidrometeorologi.

Dengan adanya potensi peningkatan curah hujan pada periode musim hujan, maka perlu dibangun kewaspadaan, mitigasi dan kesiapsiagaan darurat bencana hidrometeorologi dari berbagai elemen masyarakat terhadap potensi lanjutan dari curah hujan tinggi yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.

Adapun hal-hal yang perlu dipedomani dan dilaksanakan dalam rangka kesiapsiagaan penanggulangan bencana hidrometeorologi di Kabupaten Gresik.

"Ini merupakan bukti TNI-Polri dan Pemkab Gresik siap menghadapi bencana alam serta siap memberikan bantuan secara optimal kepada masyarakat khususnya menjelang perayaan Natal 2023, Tahun Baru 2024, dan Pemilu serentak tahun 2024," ucap Kapolres Gresik, Senin (4/12/2023).

Nah, mulai dari sekarang, semua pihak yang terlibat diminta meningkatkan kewaspadaan karena saat ini sudah memasuki musim penghujan.

"Sinergitas dan kolaborasi stakeholder dari TNI, Polri, Pemkab, dan seluruh elemen masyarakat dalam rangka pengelolaan sumber daya air dan pengurangan resiko bencana di wilayah Kabupaten Gresik dan antisipasi melalui mitigasi bencana untuk meminimalisir dampak-dampak yang akan timbul dari bencana tersebut," bebernya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved