Berita Lamongan
Pemkab Lamongan Entas Kemiskinan Lewat Program Unggulan Baznas, Mayoritas Zakat dari ASN
Pemkab Lamongan bersama Baznas Kabupaten Lamongan akan memberikan bantuan uang tunai kepada 5 Mustahik di seluruh 424 desa di 27 Kecamatan.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Komitmen mengentas angka kemiskinan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Lamongan. Salah satunya melalui program unggulan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lamongan yakni 1 Desa 5 Mustahik.
Melalui program tersebut, Pemkab Lamongan bersama Baznas Kabupaten Lamongan akan memberikan bantuan uang tunai kepada 5 Mustahik di seluruh 424 desa di 27 Kecamatan.
Masing-masing sebesar Rp 500 ribu yang disalurkan secara rutin setiap satu semester sekali.
"Penyaluran bantuan ini untuk membantu masyarakat yang kurang sejahtera dalam mencukupi kebutuhannya," ujar Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat menyerahkan bantuan kepada Mustahik, di Kantor Kecamatan Laren, Kamis (30/11/2023).
Alur dana Baznas Kabupaten Lamongan, kata Yuhronur, mayoritas dana yang didapatkan Baznas Kabupaten Lamongan berasal dari zakat ASN.
Instruksi bupayi tersebut direalisasikan dengan cara memberikan 2,5 persen gaji ASN Kabupaten Lamongan ke Baznas Kabupaten Lamongan.
"Instruksi yang saya buat mendapatkan banyak antusias dari ASN dan lainnya. Sehingga program ini terus berkembang, awalnya 1 desa 1 Mustahik, sekarang menjadi 1 desa 5 Mustahik. Semoga kedepannya terus meningkat sehingga dapat membantu mensejahterakan saudara kita yang membutuhkan," ungkapnya.
Yuhronur menambahkan, bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Lamongan terus melandai.
Pada 2023 menduduki angka 12,43 % , sedangkan pada tahun 2022 sebesar 12,53?n lada tahun 2021 mencapai 13,86 % .
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Lamongan, Bambang Eko Mulyono mengatakan, pentasyarufan bantuan pada program unggulan 1 desa 5 Mustahik ini dilakukan 2 semester sekaligus.
Hal tersebut dilakukan karena adanya pergantian masa jabatan pengurus Baznas Kabupaten Lamongan.
"Seharusnya bulan Juni sudah kita bagikan semester pertama, namun karena pergantian pengurus Baznas yang habis masa jabatannya. Jadi secara marathon kami serahkan langsung 2 periode sehingga ibu bapak Mustahik akan menerima 1 juta rupiah," ungkapnya.
Bambang juga menyampaikan terimakasih kepada instruksi ASN wajib zakat yang dicetuskan oleh Bupati Yuhronur, dan dapat meningkatkan akumulasi zakat, infaq, shodaqoh di Baznas Lamongan.
Pada tahun 2022 lalu berhasil melampaui Rp 5,4 Miliar dan pada 2023 berhasil melampaui sekitar Rp 6 Miliar.
"Alhamdulillah dana yang kami kelola selalu naik. Dengan kenaikan ini kita salurkan kepada yang membutuhkan," kata Bambang.
Program tambahan selanjutnya adalah Selanjutnya membantu ODGJ yang tidak mempunyai keluarga. "Ini sedang kita rumuskan," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/di-Kantor-Kecamatan-Laren-Kamis-30112023.jpg)