Berita Situbondo
Mesin Rusak dan BBM Habis, Nelayan Hilang Asal Karang Anyar Situbondo Ditemukan Selamat
Nelayan Situbondo berusia 72 tahun hilang kontak saat melaut, karena mesin perahu yang digunakan rusak.
Penulis: Izi Hartono | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | SITUBONDO - Seorang nelayan di Situbondo, dikabarkan hilang saat melaut.
Beruntung, nelayan tradisional yang diketahui bernama Misarun, warga Dusun Karang Anyar, Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Situbondo, itu berhasil ditemukan selamat.
Nelayan berusia 72 tahun hilang kontak saat melaut, karena mesin perahu yang digunakan rusak.
Tak hanya itu, ketersediaan bahan bakarnya juga telah habis, sehingga perahunya terombang ambing mengikuti arus air laut.
Kasat Polarud Polres Situbondo, IptuI Gede Sukarmadiyasa membenarkan ditemukannya nelayan hilang kontak itu.
"Iya benar nelayan hilang itu telah ditemukan dalam kondisi selamat," ujarnya.
Mantan Kapolsek Asembagus ini menerangkan, sekitar pukul 03.00 dini hari hari, nelayan itu berangkat melaut seorang diri dengan menaiki perahunya menuju sport mancing di perairan Selat Madura.
Namun, kata Sukarmadiyasa, pada saat akan pulang melaut mengalami trouble atau rusak dan kehabisan bahan bakar minyak dan terombang ambing di tengah laut.
"Untung saat terombang ambing di laut bertemu nelayan Besuki dan korban beserta perahunya ditarik menuju pinggir pantai Tanjung Pecinan," kata Sukarmadiyasa.
Setibanya dipinggir pantai, lanjutnya, korban langsung dievakuasi ke rumah anaknya dengan kondisi selamat dan sehat.
"Untuk memulihkan kondisinya, korban diberi makan," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Misarun-nelayan-hilang.jpg)